19019 KALI DIBACA

Mantan Ketua Forum Mahasiswa Aceh Sumut Rahmat Asri Sufa, Dukung Gerakan Mahasiswa Aksi Demo PT EMM

Mantan Ketua Forum Mahasiswa Aceh Sumut Rahmat Asri Sufa, Dukung Gerakan Mahasiswa Aksi Demo PT EMM

Bireuen | Realitas – Mantan Ketua Umum Forum Mahasiswa Aceh (FORMA) Sumatera Utara, Rahmat Asri Sufa ikut andil dalam menyikapi aksi demontrasi mahasiswa yang menolak dikeluarkannya izin usaha pertambangan PT Emas Mineral Murni (EMM) di Kantor Gubernur Aceh yang berujung ricuh, Kamis (11/4/2019).

Wakil Sekretaris Bidang Litbang DPP IPTR Sumut Rahmat Asri Sufa M.Pd itu, menyayangkan sikap Plt. Gubernur Aceh yang tidak merespon keinginan mahasiswa untuk bertemu secara langsung.

“Sungguh disayangkan, seorang pemimpin sebagai ayah yang menelantarkan anaknya hingga berhari-hari, mahasiswa yang melakukan unjuk rasa hanya ingin bertemu dengan pemimpinnya, ingin berbicara secara langsung bertatap muka”, ujar Rahmat Asri Sufa.

Menurut Rahmat, tuntutan mahasiswa yang ingin berjuang menjaga tanah endatu merupakan amanah dan tanggung jawab bersama

“Saya sebagai pemuda yang pernah mengenyam pendidikan sebagai mahasiswa, pernah berjuang bersama rekan-rekan dikala menjadi mahasiswa, sangat memahami apa yang diperjuangkan oleh teman-teman mahasiswa di Banda Aceh sana, menjaga dan bertanggung jawab menjaga tanah warisan entatu merupakan amanah terbesar yang harus dijaga”.

Lanjutnya, “Sebagai mantan mahasiswa, saya sudah muak dengan aksi egosentris para penguasa, Papua telah menjadi contoh, semoga kita sepakat untuk tidak menambah daftar hitam eksploitasi alam tanpa peduli bumi mana yang diperkosa”, tegas Wakil Sekretaris DPC Partai Demokrat Bireuen ini.

Disisi lain, Rahmat Asri Sufa hari ini terdaftar sebagai salah satu caleg DPRK dari Partai Demokrat dan menjabat sebagai Wakil Sekretaris DPC Partai Demokrat Bireuen yang mana diketuai oleh Nova Iriansyah di tingkat provinsi, yang hari ini merupakan Plt. Gubernur Aceh.

“Iya, saya tegaskan, hari ini bukan soal memikirkan isi perut sendiri, dan menjaga marwah Aceh lebih penting dari apapun, membela rakyat diatas kepentingan pribadi, saya paham betul posisi saya hari ini, mungkin saja resiko yang akan saya terima lebih besar, tetapi, dukungan dan doa selalu saya berikan kepada teman-teman mahasiswa yang berunjuk rasa memperjuangkan aspirasi masyarakat”, tutup Rahmat Asri Sufa. (iqbal)

Subscribe

MEDIA REALITAS