30419 KALI DIBACA

KSPI Perwakilan Aceh Dukung Sikap Bupati Asel Terhadap PDAM Tirta Naga Tapaktuan

KSPI Perwakilan Aceh Dukung Sikap Bupati Asel Terhadap PDAM Tirta Naga Tapaktuan
Photo wakil bupati Aceh Selatan, Tgk Amran
example banner

Tapaktuan | Realitas – Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Perwakilan Daerah Provinsi Aceh memberi dukungan sikap Bupati Aceh Selatan terhadap pengelolaan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Naga Tapaktuan.

Surat prihal dukungan KSPI Aceh bernomor 041.KSPI/IV/2019 yang ditandatangani Drs. Tgk. Sayiful Mar (ketua) dan Habiby Inseun,SE (sekretaris) itu telah diterima wakil Bupati Aceh Selatan Tgk. Amran minggu lalu.

Disebutkan surat tersebut merupakan surat KSPI kedua, sebab surat pertama yang mereka kirimkan bulan maret lalu dikhawatirkan tidak sampai ke bupati Aceh Selatan.

Dalam suratnya KSPI Aceh, sebagai lembaga pemerintah yang bersifat tripartite ini, memberi dukungan terhadap sikap Bupati Aceh Selatan yang tegas dalam mengambil tindakan baik bentuk teguran serta keputusan demi meningkatkan pelayanan yang prima bagi masyarakat untuk memenuhi kebutuhan air bersih.

“Juga terhadap pembangunan ekonomi daerah serta kesejahteraan bagi tenaga kerja,” tulisnya.

Surat dukungan ini diberikan KSPI Aceh sehubungan pemberitaan terkait dengan pengelolaan PDAM Tirta Naga Tapaktuan yang mengalami masalah baik mengenai kinerja pimpinan dalam mengelola manajemen juga masalah hubungan industrial ketenagakerjaan yang terkait dengan kesejahteraan serta kepastian status karyawan.

Wakil Bupati Aceh Selatan Tgk. Amran menyambut baik dukungan yang diberikan KSPI Aceh agar tercapainya visi misi pemerintahan Azam yaitu mewujudkan Aceh Selatan hebat.

“surat ini akan saya sampaikan kepada bupati pada waktu yang tepat, kebetulan beliau saat ini sedang berada diluar daerah,” katanya kepada wartawan di Tapaktuan, Jumat (26/4/2019).

Tgk. Amran meyakini Bupati H. Azwir telah memiliki planning yang elegan dalam mengatasi permasalahan di PDAM Tirta Naga.

Namun, kata Wabup, semuanya memerlukan proses dan proses itu memakan waktu, apalagi saat ini kita sedang menghadapi pesta demokrasi yaitu Pemilu serentak yang membutuhkan kosentrasi penuh Pemerintah daerah. (Zulmas/iqbal)

example banner

Subscribe

MEDIA REALITAS