52019 KALI DIBACA

Ketua LASKAR Aceh : Proyek Stadion Sabang Tahun 2018 Diduga Diperjual Belikan Dan Mark Up

Ketua LASKAR Aceh : Proyek Stadion Sabang Tahun 2018 Diduga Diperjual Belikan Dan Mark Up
Ketua LASKAR ACEH Teuku Indra
example banner

Sabang | Realitas – Proyek stadion Sabang tahun 2018 di duga terjadi mark up dan diduga diperjual belikan, masuk dalam tahap pemeriksaan Kajari Sabang.

Ketua LASKAR Teuku Indra meminta Kajari Sabang segera tuntaskan kasus ini sesuai dengan prosedur hukum tanpa dipolitisirkan dan di intervensi.

Proyek stadion sabang tahun 2018 yang tidak selesai dikerjakan oleh rekanan itu diduga sangat banyak kejanggalan dan permasalahan.

Beredar issue juga jika proyek tersebut dijual belikan dengan sesama kontraktor, ujar Teuku Indra kepada Media ini Rabu (24/4/2019) di Banda Aceh.

Ketua LASKAR, Teuku Indra lebih lanjut meminta kepada pihak kejari Sabang yang lagi melakukan pemeriksaan terhadap kasus ini untuk bisa transparan dan harus dituntaskan agar kasus dugaan kerugian uang negara ini dapat berjalan semana mustinya sesuai dengan undang-undang yang berlaku, ujar Teuku Indra yang disapa Popon.

Ketua LASKAR, Teuku Indra sangat mendukung langkah yang dilakukan oleh pihak kejari Sabang melalui kasi pidsusnya Dr Satria Fery, SH MH, yang menangani kasus proyek stadion Sabang.

Kasi Pidsus Kajari Sabang Dr Satria Fery SH MH, yang dihubungi media ini melalui telpon selular, jika dugaan kerugian negara mengenai proyek stadion Sabang tersebut terus berjalan sesuai aturan hukum yang berlaku dan telah dilakukan pemanggilan untuk pihak-pihak yang terkait dengan pekerjaan itu dan kita lagi menunggu hasil pemeriksaan fisik bangunan dari instansi yang berwenang untuk mengeluarkan rekomendasi terkait fisik bangunan stadion Sabang itu, ujarnya di ujung Telpon selular.

Pihak nya terus bekerja keras dan menjamin tidak ada yang melakukan intervensi apapun dalam hal ini, saya akan jalankan sesuai dengan amanah undang-undang yang berlaku, ujarnya.

Kasi Pidsus juga meminta kepada masyarakat Sabang untuk tidak ragu-ragu dalam memberikan laporan dugaan korupsi kepada pihak Kajari Sabang jika mempunyai bukti yang cukup dalam rangka melakukan pemberantasan korupsi khususnya di Sabang. (Popon)

example banner

Subscribe

MEDIA REALITAS