13719 KALI DIBACA

Jelang Ramadhan, Diskop UKM Perindag Abdya Gelar Pasar Murah

Jelang Ramadhan, Diskop UKM Perindag Abdya Gelar Pasar Murah
Foto: Ratusan warga padati lokasi pasar murah di Kantor Camat Kuala Batee, Kabupaten Abdya untuk mendapatkan sembako murah yabg diselenggarakan oleh Diskop UKM Perindag Abdya, Jumat (26/4/2019)
example banner

Blangpidie | Realitas – Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah Perindustrian dan Perdagangan (Diskop UKM Perindag) Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) menggelar pasar murah selama empat hari berturut-turut sejak tanggal 23-26 April 2019 di empat titik lokasi dalam kabupaten setempat.

Kegiatan pasar murah bersama Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Aceh dan Ferum Bulog itu, dilaksanakan dalam rangka menyambut bulan suci Ramdhan 1440 Hijriah. Melalui pasar itu, pemerintah memberikan subsidi harga sebesar Rp.3 ribu dari harga pasar untuk satu jenis bahan sembako.

Kepala Diskop UKM Perindag Abdya, Jamaluddin, Jumat (26/4/2019) mengemukakan, pasar murah itu telah berlangsung selama empat hari berturut-turut.

“Hari ini terakhir kita menggelar pasar murah guna membantu masyarakat yang membutuhkan bahan sembako jelang bulan suci Ramadhan dengan harga subsidi dari pemerintah,” ungkapnya.

Sejumlah titik lokasi pasar murah itu bertempat di Kantor Camat Babahrot, Kuala Batee, Tangan-Tangan dan Manggeng.

Antusias warga tidak terbendung saat pasar murah itu dibuka. Bahkan warga dari kecamatan lain yang tidak kebagian justru bersedia mengantri ke titik lokasi pasar murah untuk berburu bahan sembako.

Kata Jamal, pasar murah itu merupakan program langsung dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Aceh yang berkeja sama dengan Diskop UKM Perindag Abdya sekaligus menfasilitasi tempat lokasinya.

Dari segi harganya relatif lebih murah jika dibandingkan dengan harga di pasaran.

Pada pasar murah itu, tersedia beras isi 15 kilogram yang sudah disubsidi dengan harga Rp.125 ribu.

Telur ayam satu papan seharga Rp.34 ribu, minyak goreng dalam kemasan seharga Rp.11 ribu isi 1 liter.

Sedangkan untuk gula seharga Rp.9.500 perkilo, dan tepung bermerk seharga Rp.8 ribu.

“Semua harga itu sudah disubsidi oleh pemerintah, untuk satu warga hanya boleh mendapatkan maksimal dua paket saja, agar lebih merata,” tutur Jamal.

Sebelum pasar murah itu digelar, tambah Jamal, pihaknya sudah menyurati setiap kecamatan agar diberitahukan kepada warganya masing-masing melalui kepala desa.

“Untuk stok tidak perlu diragukan, semua warga yang datang pasti dapat asalkan beralamat di wilayah Abdya,” demikian tambahnya. (Syahrizal/iqbal)

example banner

Subscribe

MEDIA REALITAS