15019 KALI DIBACA

Bawaslu Jabar Rekomendasikan Pemungutan Suara Ulang Di 5 Daerah

Bawaslu Jabar Rekomendasikan Pemungutan Suara Ulang Di 5 Daerah
example banner

Bandung | Realitas – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jawa Barat merekomendasikan pemungutan suara ulang satu tempat pemungutan suara (TPS) di Kota Cimahi.

Pasalnya TPS tersebut disusupi pemilih luar daerah.

TPS yang dimaksud ialah TPS 114 Kelurahan Melong, Kecamatan Cimahi Selatan, Kota Cimahi. Bawaslu menemukan ada 4 orang warga luar Kota Cimahi yang mencoblos menggunakan e-KTP tanpa membawa formulir A5.

“Mereka bukan sebagai warga pemilih dan tidak terdaftar dalam DPT, namun mereka punya e-KTP. Akan tetapi tidak membawa formulir A5,” ucap Ketua Bawaslu Jabar Abdullah di Kantor Bawaslu Jabar, Jalan Turangga, Kota Bandung, Sabtu (20/4/2019).

Keempat pemilih tersebut berasal dari berbagai daerah seperti Lubuk Linggau, Purbalingga, Pangkal Pinang dan Tanjung Jabung.

Mereka mencoblos dengan memanfaatkan momen saat Ketua KPPS tidak di tempat.

“Pencoblosan dilakukan saat Ketua KPPS izin ke TPS lain untuk mencoblos. Ketika Ketua KPPS kembali diketahui ada empat orang mencoblos di mana mereka tidak punya hak pilih di TPS tersebut,” katanya.

Selain di Kota Cimahi, rekomendasi untuk pemungutan suara ulang juga dilakukan di beberapa tempat lain seperti Kota Depok, Kabupaten Cirebon, Kota Bandung dan Kabupaten Indramayu, dari beberapa kota itu, permasalahan yang muncul beragam.

Di Kota Depok temuan Bawaslu di TPS 65 Jatijajar Tapos ada 7 pemilih yang tidak terdaftar di DPT dan DPTb namun menggunakan hak pilih.

Di Kota Bandung di TPS 49 Kelurahan Sekeloa Kecamatan Coblong ada 5 pemilih yang menggunakan A5 dan diberikan 5 jenis surat suara, kemudian TPS 30 Kelurahan Sukamaju, Kecamatan Cibeunying Kidul ada pemilih yang membawa dokumen A5 hasil buatan sendiri.

Di Kabupaten Cirebon DPK dari luar daerah menggunakan hak pilih di TPS yang ada di wilayah Cirebon.

Sementara Kabupaten Indramayu terdapat surat suara yang dicoblos dua kali.

“Rekomendasi untuk pemungutan ulang masih dikaji, tapi potensi itu (pemungutan ulang) ada,” katanya. (dtc/iqbal)

example banner

Subscribe

MEDIA REALITAS