19719 KALI DIBACA

Mobil Tangki Terjungkal Di Badan Jalan Lintasan Tapaktuan-Medan

Mobil Tangki Terjungkal Di Badan Jalan Lintasan Tapaktuan-Medan
Teks photo: Satuan lalulintas Polres Aceh Selatan sedang melakukan pengaturan lalulintas kepada pengguna jalan

Tapaktuan | Realitas – Satu Truk tangki buatan minyak sawit terjungkal di badan jalan negara pada lintasan Tapaktuan Asel-Medan, mengakibatkan pagar kantor Dinas Lingkungan hidup dan panplek pesantren Jabal Rahmah rusak.

Kapolres Aceh Selatan, AKBP Dedy Sadsono, ST melalui Kasat Lantas, AKP Wiet Dasmara dihubungi, Rabu (13/3/2019) siang mengakui kejadian tergulingnya satu truk tangki ke badan jalan negara.

Kejadian itu sekitar pukul 3.50 WIB menjelang Shalat Subuh Rabu (13/3/2019), penyebabnya diduga kurang kehati-hatian sopir yang mengenderai mobil, hingga ban mobil tangki yang bawa minyak sawit itu jatuh ke berem jalan.

Akibat dari itu karena mobil tangki angkutannya belasan ton tersebut dan ditambah bibir badan jalan dengan berem jalan agak tinggi, maka disitu terjadi kecelakaan, karena tidak bisa mengimbangi stir mobil, apa lagi kuat dugaan pengemudi mengantuk, katanya.

Hal tersebut bisa jadi, supir truk tangki nopol BK 9929 CV merk HINO warna pucuk daun yang dikendalikan Mulyono Sitorus warga Batu Bara Sumatera Utara yang sedang melaju dari arah Banda Aceh menuju Asahan Sumatera Utara untuk mengantarkan minyak sawit CPO, terguling.

Peristiwa ini mengakibatkan minyak yang dibawanya puluhan ton itu tumpah kebadan jalan dan merusak pagar perkantoran Dinas Lingkungan Hidup Aceh Selatan dan panplek Pesantren Jabal Rahmah.

Namun alhamdulillah truk tangki yang bermuatan puluhan ton tersebut sudah berhasil di dirikan kembali dari terguling di badan jalan negara dibantu oleh petugas BPBD Aceh Selatan menurunkan satu unit mobil pemadam kebakaran untuk membersihkan badan jalan yang tergenang tumpahan minyak CPO.

Selain itu juga dibantu oleh personil Polisi dan TNI dan juga dibantu oleh masyarakat setempat agar pengguna jalan lainya tidak terjadi kecelakaan akibat jalan licin.

Menurut pantauan wartawan di tempat kejadian tersebut, petugas lalulintas tampak berperan aktif mengatur pengguna jalan yang melintas dijalan itu agar tidak terjadi kemacetan dan peristiwa sempat menjadi tontonan bagi warga khususnya pengguna jalan yang melakukan aktivitas.

Pengakuan supir bahwa dirinya baru saja aplus supir di Kecamatan Samadua yang diperkirakan 8 KM dari tempat kejadian.

Ditanya kerugian ia belum bisa melakukan taksiran kerugian akibat peristiwa itu.

Sebab ia sedang berkoordinasi dengan pihak perusahaan, katanya singkat.

Kasat lantas AKP Wiet Dasmara, mengakui hingga siang ini mobil belum bisa berjalan dan buat sementara mobil tersebut akan kita amankan di Pos Lantas Polres jalan T Ben Makmud Tapaktuan.

Sambung Kasat, diamankan sementara karena ada terjadi kerugian negara, akibat kejadian itu merusakkan pagar perkantoran Dinas Lingkungan Hidup dan panplek pesantren Jabar Rahmah Lhok Bengkuang.

“Bila ini sudah diselesaikan, mobil tersebut akan kita lepaskan, karena mobil tangki itu jatuh sendiri dan lagi pula tidak ada merenggut korban jiwa,” paparnya Wiet Dasmara.

Kasat Lantas mengimbau semua supir mobil bila sedang dalam perjalanan terasa mengantuk, jangan paksakan menyetir, sedapat mungkit perlunya istirahat.(Zulmas/iqbal)

Subscribe

MEDIA REALITAS