111419 KALI DIBACA

Ditangkap Polres Padang Sidimpuan, Ibu Ini Jadikan Anaknya Kurir Sabu

Ditangkap Polres Padang Sidimpuan, Ibu Ini Jadikan Anaknya Kurir Sabu
example banner

Sumatera Utara | Realitas – Entah apa yang ada dipikiran RR ,40, warga Jalan Albion Hutabarat, Kecamatan Padang Sidimpuan Selatan ini.

Pasalnya, dirinya tega memperalat anaknya untuk menjalankan bisnis haramnya sebagai pengedar narkoba jenis sabu.

Hal itu terkuak usai petugas Polres Padang Sidimpuan membekuknya, Rabu (30/5/2018) malam.

Informasi yang dihimpun wartawan, Kamis (31/5/2018) sore menyebutkan, penangkapan terhadap Ros tersebut berawal usai petugas membekuk anaknya berinisial MFZ ,15, di Jalan Sultan Maujalo, yang jaraknya tak jauh dari kediamannya.

Dimana, penangkapan tersebut berdasarkan laporan dari masyarakat bahwasnya di Jalan Sultan Maujalo, Kelurahan Sidakkal kerap dijadikan lokasi transaksi narkoba.

Atas laporan tersebut, petugas pun bergerak cepat turun ke lokasi.

Setibanya, petugas pun mencurigai seorang lalaki yang mengendarai sepeda motor jenis Honda Beat tanpa plat yang belakangan diketahui berinisial MFZ.

Atas kecurigaan tersebut, petugas pun memberhentikan laju sepeda motor tersebut sebelum akhirnya digeledah petugas.

Saat penggeledahan berlangsung, petugas menemukan satu paket sabu dengan berat sekira 0,48 gram.

Usai penangkapan tersebut, petugas pun langsung melakukan pengembangan ke rumahnya.

Dalam pengembangan tersebut, petugas berhasil menangkap Ros dan kembali menemukan satu bungkus paket sabu dengan berat 4 gram di dalam tas kecil warna coklat yang diletakkan di rak kosmetik kamarnya sebelum akhirnya membawa keduanya ke Mapolres Padangsidimpuan untuk dilakukan penyelidikan.

Kepada wartawan, Kasat Narkoba Polres Padangsidimpuan, AKP Cj Panjaitan mengatakan, kedua tersangka merupakan ibu dan anak.

Dimana, dalam menjalankan bisnisnya tersebut Ros memperalat anaknya sebagai kurir.

“Keduanya ini adalah ibu dan anak.

Dan tersangka ini (Rosma) memperalat anaknya untuk menjalankan bisnisnya,” ucapnya.

Lebih lanjut, dirinya mengatakan, pihaknya saat ini masih melakukan pemeriksaan lebih mendalam untuk mengungkap jaringan Rosma.

“Saat ini kita masih melakukan pemeriksaan lebih intensif untuk mengungkap jaringannya,” pungkasnya. (trb/iqbal)

example banner

Subscribe

MEDIA REALITAS