47219 KALI DIBACA

Tiga Desa Terancam Terisolir Abutment Jalan Ambruk

Tiga Desa Terancam Terisolir Abutment Jalan Ambruk
example banner

Nagan Raya I Realitas – Tiga desa di Pemukiman Krueng Neuang, Kecamatan Beutong Kabupaten Nagan Raya terancam terisolir akibat Abutment jembatan di jalan utama pemukiman tersebut ambruk sebab luapan sungai Krueng Langgie.

Jembatan yang berada di desa Blang Mesjid tersebut merupakan akses penghubung antara kota kecamatan dengan desa Blang Mesjid, desa Blang Neuang dan desa Pante Ara. Akibat ambruknya Abutment jembatan membuat akses warga dari tiga desa tersebut terganggu.

Kades Blang Mesjid Kamuruzzaman mengatakan akses warga sempat lumpuh total ketika Abutment jembatan tersebut ambruk. Namun warga kemudian melakukan gotong royong dengan cara menimbun dengan pasir agar dapat dilalui untuk sementara.

‘’Saat ini jembatan tersebut sudah bisa dilalui kendaraan roda dua dan mobil pribadi tanpa muatan. Namun dalam keadaan jembatan masih sangat berbahaya untuk dilalui karena ditakutkan sewaktu-waktu bisa ambruk kembali,’’katanya.

Mobil besar dan yang ada muatan berat belum bisa melintas, kita takut sewaktu-waktu bisa ambruk kembali. Hal ini (Ambruk Jembatan) sudah disampaikan kepada pihak kecamatan, namun di lapangan belum ada tindakan apa-apa.

Dia meminta permasalahan tersebut segera ditanggapi oleh pemerintah kabupaten, karena akses jembatan tersebut sangat dibutuhkan warga, Kami mohon kepada pemerintah untuk segera menanggapi jembatan rusak ini,’’mintanya.

3.499 Warga Nagan Raya Belum Perekaman KTP-e Pemilu 2019 Terancam Tidak Bisa Memilih.

Sebanyak 3.499 warga Kab. Nagan Raya belum melakukan perekaman Kartu Tanda Penduduk (KTP) elektronik. Dari hasil data Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil), Senin (16/4/2018)

Kepala Disdukcapil Nagan Raya Drs Raja Sayang kepada wartawan mengatakan,sampai saat ini sudah berupaya membangun kesadaran penduduk agar segera merekam data, akan tetapi masih banyak warga yang mengabaikannya meski pun sudah mendatangi ke Rumah-rumah warga yang belum terdata sebagai warga negara yang sah itu.

“Mereka yang belum memiliki agar segera merekamnya. Jangan ketika butuh baru buat, harus segera mungkin dibuatnya. Karena, untuk mendapatkan pelayanan secara mudah, baik dari lembaga pemerintah atau pun swasta membutuhkan KTP-e,’’katanya.

Rasa Sayang mengingatkan agar yang berhak memilih pada Pemilihan Umum 2019 adalah warga pemegang KTP-e dan jangan sampai mereka sebagai pemilih aktif tidak bisa memilih gara-gara tidak memiliki kartu indentitas ini, jadi segeralah merekamnya,”minta kepada warga yang belum punya KTP-e.

Dari 3.499 warga yang belum melakukan perekaman yang berada di 10 kec. dalam kabupaten Nagan Raya. Mengenai transportasi setiap kec. bisa lakukan perekaman KTP, tidak mesti datang ke Disdukcapil, ”tutupnya.(MJ)

example banner

Subscribe

MEDIA REALITAS