70419 KALI DIBACA

Gubernur Aceh Irwandi Yusuf Kunjungi KEK Arun Lhokseumawe

Gubernur Aceh Irwandi Yusuf Kunjungi KEK Arun Lhokseumawe

Lhokseumawe | Realitas – Setelah dilakukan penandatanganan Kerjasama kegiatan Operasional Barang Milik Negara, antara Lembaga Managemen Aset Negara (LMAN) dengan PT.Patriot Nusantara Aceh selaku Badan Usaha Pengelola dan Pembangun KEK Arun di gedung Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian RI di Jakarta, Senin lalu (12/2/18).

Dalam kunjungan ini, Gubernur Aceh Irwandi Yusuf  mengunjungi Komplek Ekonomi Khusus (KEK) Arun Lhokseumawe, Jum’at (16/02/2018).

Kedatangan Gubernur yang didampingi Asisten II Taqwallah disambut sejumlah petinggi konsorsium BUMN pemilik saham pada KEK Arun. Selain itu, turut hadir bersama rombongan Gubernur yaitu Kepala Biro Humas dan Protokol Pemerintah Aceh, Mulyadi Nurdin, serta Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Aceh, Iskandar.

Dalam kunjungan tersebut,  irwandi berharap kehadiran KEK Arun dapat mensejahterakan masyarakat Aceh. Ia juga menginginkan KEK Arun menjadi contoh terbaik bagi KEK lain di seluruh Indonesia.

“Ini semua demi rakyat Indonesia, khususnya rakyat Aceh dan sudah di tandatangani MoU tersebut, KEK Arun Lhokseumawe sudah dapat beroperasi.” ujar Gubernur.

Pada kesempatan itu Gubernur juga secara khusus meminta perekrutan tenaga kerja untuk mengisi berbagai posisi nantinya agar mengutamakan putra daerah. Khususnya untuk posisi-posisi yang mampu dikerjakan oleh putra-putri daerah.

Utamakan putra-putri daerah, jangan bawa pekerja dari luar , untuk dijadikan tenaga kerja.” Ungkap Gubernur.

Selain itu, Gubernur juga berharap dilaksanakan sejumlah ketentuan terkait KEK Arun. Di antaranya, semua lahan dan aset sebaiknya diserahkan kerjasamanya pada BUPP yang dikelola oleh PT. Patriot Nusantara Aceh, sehingga Investor sebagai tenant langsung berhubungan satu atap dengan BUPP.

Untuk diketahui, saat ini terdapat empat lembaga selaku konsorsium pengelola KEK Arun Lhokseumawe, yaitu PT. PIM, PT. Pertamina, PT. Pelindo I dan PDPA. Keempat PT tersebut telah membentuk Badan Usaha Pengelola dan Pembangun (BUPP) KEK, di mana PT. Patriot Nusantara Aceh selaku pembangun dan pengelola. Perusahaan ini telah resmi berkantor di kawasan eks Kilang Arun.

KEK Arun Lhokseumawe memiliki total luas laha 2.622,48 Ha, termasuk 906,32 Ha lahan kosong, terdiri dari milik PT. Arun seluas 540 ha, milik PT.Pertamina/ Humpus Aromatik seluas 81 ha, PT. Pelindo I seluas 17,82 ha, PT. PIM seluas 126,5 ha, PT. AAF seluas 91 ha dan PT. KKA seluas 50 Ha.(BULKHAINI AHMAD)

Subscribe

MEDIA REALITAS