199919 KALI DIBACA

Pimpinan MPTT-I Se-Asia Tenggara Resmikan Posko MPTT-I Apaha Labuhanhaji

Pimpinan MPTT-I Se-Asia Tenggara Resmikan Posko MPTT-I Apaha Labuhanhaji
Camat Labuhanhaji, T. Masri terlihat dalam photo diatas sedang melakukan pelantikan pengurus MPTT Gampong Apaha Labuhanhaji.Media Realitas/Zulmas

Tapaktuan-Media Realitas: Abuya Syekh H. Amran Waly Al-Khalidy, Senin (11/12) malam Selasa secara sah meresmikan Posko Majelis Pengkajian Tauhid Tasawuh Indonesia (MPTT-I) Gampong Apaha Kecamatan Labuhanhaji, Kabupaten Aceh Selatan berlangsung yang cukup meriah.

Abuya Syekh H. Amran Waly Al-Khalidy merupakan Pimpinan Majelis Pengkajian Tauhid Tasawuh Indonesia (MPTT-I) Se-Asia Tenggara juga ianya pimpinan Pondok Pesantren (Panpes) Darul Ikhsan Pawoh Labuhanhaji.

Abuya Syekh H. Amran Waly Al-Khalidy

Pada malam yang penuh berkah itu, para undangan berduyun-duyun mendatangi tempat acara, mulai dari Wali Nanggro MPTT Kecamatan Lembah Sabil Kabupaten Aceh Barat Daya beserta ratusan anggotanya hingga Wali Nanggro Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Selatan beserta anggotanya.

Selain ratusan anggota MPTT yang hadir juga ikut hadir seribuan masyarakat lainya, biarpun sejak magribnya hujan begitu lebat, namun mulai acaranya dimulai dan hujanpun sedikit demi sedikit hujan reda. Namun demikian pengunjung terus berduyun-duyun mendatangi lokasi acara.

Selain itu ikut hadir Unsur Muspika Kecamatan Labuhanhaji, yakni Camat Teuku Masri, Kapolsek, IPTU Haron, mewakil Danramil dan hampir seluruh pimpinan pesantren Labuhanhaji Raya, yaitu Labuhanhaji Barat, Labuhanhaji dan Labuhanhaji Timur.

Selain peresmian Posko MPTT-I Gampong Apaha Labuhanhaji, juga melantik sekaligus Pengurus MPTT setempat diantaranya, Gubernur MPTT, Eldisa Rasman, ST dan Wali Nanggronya Hendra Susila beserta seksi-seksi lainnya. Yang dikukuhkan oleh Camat Labuhanhaji, Teuku Masri.

Seusai itu baru Abuya Amran Waly memberikan pengertian tentang pengkajian Tauhit Tasawuh, sebab kata abuya, sekarang sedang marak-maraknya ada ulama di Provinsi Aceh, menyalahkan bahwa pengkajian Tauhit Tasawuh adalah salah, katanya.

Namun demikian kita tidak boleh mundur dari serangan tersebut. “Yang penting kita terus mengembangkan pengajian tersebut,” ujarnya.

Seraya menambahkan, dengan sorotan itu kita selaku umat islam jangan marah, sedangkan nabi Muhammad SAW untuk memperjuangkan agama Islam ini, banyak yang menghalangi, apalagi kita ini, ucapnya dengan nada penuh kesantunan.

Menurut pantauan media ini, abuya memberikan arahan/pengertian dan bimbingan termasuk pengkajian, tidak terlihat diraut wajahnya amarah.

Selain itu abuya juga memberikan seramah keagamaan. Dan dikhiri dengan rateb seribee dengan suara pengujung yang gemuruh saking antusiasnya mengikuti zikir.(Zulmas)

Subscribe

MEDIA REALITAS