73619 KALI DIBACA

Kades Dipenjara Kasus Dana Desa, Surat Warga Diteken Dalam Lapas

Kades Dipenjara Kasus Dana Desa, Surat Warga Diteken Dalam Lapas

LUBUK PAKAM,SUMUT | Media Realitas – Pemkab Deliserdang belum juga memberikan sanksi kepada Kepala Desa Percut Kecamatan Percut Seituan, Chairil Anwar yang sudah ditahan oleh Kejaksaan Negeri Deliserdang atas kasus korupsi dana desa.

Meski Kejaksaan sudah lama melakukan penahanan terhadap yang bersangkutan, namun Pemkab belum juga menetapkan statusnya dan memberhentikannya sementara.

Camat Percut Seituan, Timur Tumanggor yang dikonfirmasi mengenai hal ini pun membenarkan kalau Chairil Anwar yang sudah berada di dalam Lapas Lubukpakam masih aktif menjadi kepala desa.

“Ya sudah kami suratinya sebenarnya Pemkab tentang masalah ini. Maksud kami seperti itu supaya dibuat pemberhentian sementara. Sekarang ini ya masih dia lah kepala desa. Sekretarisnya bisa juga itu menandatangani kalau ada perlu masyarakatnya dibuat nanti atas nama kepala desa. Tapi ya memang ada hal-hal yang tidak boleh ditandatangani oleh Sekretaris dan harus Kadesnya itu langsung yang menandatangani,”ujar Timur Tumanggor, Senin (18/12/2017).

Sejumlah warga Desa Percut mengatakan sekarang ini pasca ditangkapnya kades, pelayanan terhadap masyarakat lamban. Ia menyebut seakan kantor Kepala Desa Percut sudah berpindah ke dalam Lapas Lubukpakam.

“ Kalau mau minta tandatangan kepala desa ya orang desa datang ke Lapas. Belum ganti pulaan Kadesnya ya terpaksa setiap ada yang mau ditandatangani berkasnya diantar dulu ke Lapas. Dari bulan 10 ketika dia ditahan Jaksa sampai sekarang ya seperti itu terus,”ujar Udin.

Sekretaris Desa Percut, Latifah Hanum yang dikonfirmasi mengenai hal ini pun membenarkannya. Meski demikian ia menyebut tidak semua urusan harus ditandatangani oleh Kades, Chairil Anwar. Ia menyebut pelayanan di kantor Desa tetap diupayakan berjalan maksimal meskipun Kadesnya ditahan di dalam lapas.

“Ya kalau untuk keluarkan resi (pengganti KTP) ya memang bisa saya yang tandatangani tapi kalau untuk yang lain seperti surat tanah manalah bisa ya harus pak Kades lah. Ya karena ada di Lapas ya diantarlah kesana berkasnya. Yang sering datang ke sana bawa berkas ya Kaduslah. Ya kita gak tahu juga kapan ada pengganti pak Kades. Kalau saya memang sudah PNS tapi saya gak minatlah, saya mau jadi pekerja saja,”kata Latifah(hen/min)

Subscribe

MEDIA REALITAS