89019 KALI DIBACA

Cuaca Ekstrim Melanda Perairan Sumatra KMP Labuhan Haji Reute Singkil-Sinabang Empat Hari Tertunda

Cuaca Ekstrim Melanda Perairan Sumatra KMP Labuhan Haji Reute Singkil-Sinabang Empat Hari Tertunda

Aceh Singkil | Media Realitas – Faktor cuaca yang ektrim dan disertai ketinggian gelombang 3-4 meter melanda perairan Aceh Sumatra, KMP. Labuhan Haji selama empat hari terpaksa menunda penyeberangan rute Singkil-Sinabang.

Tertundanya keberangkatan KMP. Labuhan Haji itu sangat bedampak terhadap sejumlah penumpang karena kehabisan belanja makan dan telebih lagi bagi para pedagang mengalami kerugian besar akibat buah dan sayur mereka membusuk.

Staf ASDP Cabang Singkil Rivai, kepada Media ini menyebutkan, jadwal keberangkatan Fery ASDP, Senin (27-11-2017) pukul.19.00 WIB, namun hingga Kamis (30-11-2017) dini hari, armada KMP Labuhan Haji masih bersandar di Pelabuhan Penyeberangan Singkil, Desa Pulo Sarok Kecamatan Singkil.
Sudah empat hari tinggi gelombang di kawasan perairan laut mencapai 3-4 meter. Sehingga demi keselamatan penumpang, pihaknya menunda keberangkatan transportasi penyeberangan laut.

“Kita tetap mengutamakan keamanan, sore ini akan kita muat barang ke kapal. Jika cuaca bagus, sore ini akan kita berangkatkan. Namun jika masih belum bagus kemungkinan subuh besok baru akan kita berangkatkan,” ucap Rivai.

Selain pelayaran Singkil-Sinabang, rute sebaliknya juga menunda keberangkatan. Termasuk pelayaran perwakilan Meulaboh-Sinabang.
Salah satu penumpang fery, Nuraini (pedagang), mengaku telah enam hari menginap di Pelabuhan Singkil. Dampak penundaan keberangkatan, barang dagangan sebagian membusuk dan menyebabkan kerugian mencapai puluhan juta rupiah.

Satu mobil sayuran, sudah tidak bisa dijual semua. Lantaran sudah membusuk. Belum lagi kebutuhan lainnya, seperti telur dan kebutuhan masyarakat Simeulue lainnya. Satu truk diperkirakan kami sudah rugi sampai 40 juta. Sementara ada enam mobil yang membawa kebutuhan sayur dan lainnya yang harus segera dibongkar, ucap Nuraini bersama sejumlah pedagang lainnya.

Kami berharap bisa singkronisasi antara pihak ASDP maupun Pemkab Simeulue dan Pemkab Aceh Singkil. Sehingga pemerintah bisa membantu kesulitan kami. Dan kedepan bisa cepat segera teratasi jika kembali mengalami hal yang sama, kata Hardianis Koordinator Posko Penumpang keberangkatan Simeulue di Singkil, yang menyebutkan penundaan keberangkatan juga berdampak menipisnya stok kebutuhan sembako di Simeulue.

Untuk membatu kesulitan dan keluhan para penumpang tersebut, Pemerintah Aceh Singkil melalui Dinas BPBD Aceh Singkil dan Dinas Kesehatan, langsung memberikan batuan membuka dapur umum bagi para penumpang Kmp Labuhan Haji di Pelabuhan Keberangatan desa Pulo Sarok Singkil, demikian patauan Media Realitas sore dini hari.(R.tan).

.

Subscribe

MEDIA REALITAS