97519 KALI DIBACA

Bupati Aceh Singkil Pimpin Apel Siaga Pembentukan Kampung Siaga Bencana

Bupati Aceh Singkil Pimpin Apel Siaga Pembentukan Kampung Siaga Bencana
Bupati Aceh Singkil, Dulmusrid saat memimpin Apel Siaga Pembentukan Kampung Siaga Bencana di Lapangan Alun-alun Pulau Sarok, Kecamatan Siingkil (14/12/2017)

Aceh Singkil I Media Realitas – Bupati Aceh Singkil, Dulmusrid memimpin Apel Pembentukan Kampung Siaga Bencana (KSB) “Sepekat” Kecamatan Singkil, dan sekaligus Pengukuhan Tim Pengurus Kampung Siaga Bencana dari 16 desa di Kecamatan Singkil. Apel Siaga dilaksanakan di Lapangan Alun – alun Desa Pulo Sarok, Kecamatan Singkil, Kamis (14/12/2017).

Kepala Dinas Sosial Aceh Singkil, Mauidah, SE, selaku Ketua Panitia Pelaksana, dalam laporannya menyampaikan tujuan pembentukan Kampung Siaga Bencana untuk membentuk jejaring kerja berkaitan dengan kesiapsiagaan bencana berbasis masyarakat. Serta memperkuat hubungan sosial antar masyarakat, dan mengoptimalkan sumber daya untuk penanggulangan bencana.

Adapun Pengurus Kampung Siaga bencana terdiri dari 60 orang yang berasal dari 16 desa di Kecamatan Singkil. Sebelum pengukuhan, pengurus telah terlebih dahulu mengikuti Pelatihan selama dua hari, 12 s.d 13 Desember 2017, tentang keseiapsiagaan dan mitigasi bencana.
“Penetapan Kampung Siaga Bencana tahun ini di lakukan di Kecamatan Singkil yang merupakan daerah rawan bencana, seperti banjir, gempa, kebakaran, dan Tsunami,” kata Mauhidah.

Pembentukan Kampung Siaga Bencana mendapat support dari Kementrian Sosial Republik Indonesia. Karena Kampung Siaga Bencana (KSB) merupakan program unggulan Kementrian Sosial. Seperti disampaikan Direktur Perlindungan Sosial Korban Bencana Alam (PSKBA), Drs. Margowiyono, M.Si, yang diwakili oleh Drs. Hendasman, M.Si, yang bertujuan untuk melindungi masyarakat dari kerentanan bencana.

“Dengan keberadaan Kampung Siaga Bencana di Kabupaten Aceh Singkil diharapkan masyarakat lebih sigap dalam menghadapi bencana, dan saling bahu membahu bersama Tagana untuk mengurangi resiko bencana. Melalui keberadaan Kampung Siaga bencana diharapkan penanggulangan bencana di Aceh Singkil akan semakin kokoh,” kata Hendasman.
Hendasman juga berpesan agar Pemerintah Daerah Aceh Singkil mengembangkan Kampung Siaga Bencana. Yaitu melalui Pembinaan secara terus menerus dari Pemerintah Daerah.
“Dengan terciptanya hubungan yang baik antar masyarakat dan Pemerintah, maka penanggulangan bencana akan lebih mudah dilaksanakan,” kata Hendasman.

Pemerintah Daerah juga dihimbau untuk memberi perhatian yang lebih kepada masyarakat yang tinggal di daerah rawan bencana, agar masyaakat mendapat pengetahuan dan keterampilan dalam penanggulangan bencana.

Sementara itu, Bupati Aceh Singkil, Dulmusrid dalam arahannya menyampaikan tugas penanggulangan bencana tidak hanya menanggulangi saat terjadinya bencana, tapi merupakan upaya preventif atau pengurangan dampak saat terjadi bencana sangat diperlukan. Melalui Kampung Siaga Bencana (KSB) ini kita harap akan membentuk masyarakat yang siaga dan dan siap dalam menghadapi bencana.

“Saya berharap nantinya saudara-saudara dapat menjadi pemuka di masyarakat dalam hal penanganan bencana,” kata Bupati.
Dengan wilayah Aceh Singkil yang rawan dan rentan terhadap bencana alam, seperti Banjir, yang kerap datang setiap tahunnya.

Bupati menghimbau semua pengurus Kampung Siaga Bencana agar terus melakukan sosialisasi informal dengan kerabat, tetangga, dan masyarakat lainnya tentang kesiapsiagaan bencana.“Dengan begitu, upaya meminimalisir dampak dari sebuah bencana dapat berjalan dengan baik,” tegas Bupati.

Setelah pelaksanaan Apel Siaga Pembentukan Kampung Siaga Bencana dan Pengukuhan Pengurus Kampung Siaga Bencana, kegiatan dilanjutkan dengan Simulasi Kesiapsiagaan Bencana. Turut hadir dalam kegiatan perwakilan Dinas Sosial Provinsi Aceh, Wakapolres Aceh Singkil, Kasdim 0109/Singkil, Ketua MPU Aceh Singkil, Ketua MAA Aceh Singkil, dan Kepala SKPK Aceh Singkil. (R.tan).

Subscribe

MEDIA REALITAS