57719 KALI DIBACA

Terkait Pemberitaan Keusyiek Gampong Lhoknga, Sang Anak Hujat Wartawan Di Medsos

Terkait Pemberitaan Keusyiek Gampong Lhoknga, Sang Anak Hujat Wartawan Di Medsos
example banner

Bireuen | Media Realitas- Terkait pemberitaan mengenai Keuchiek Gampong Lhoknga penggunaan dana desa tidak transparan, salah seorang  wartawan Yang bertugas di Bireun  dihujat oleh anak sang Keusyiek Lhoknga dan dikomentar facebook, Kamis (9/11/2017).

Akun facebook Linda Absyar yang merupakan anak Keusyiek Gampong Lhoknga berkomentar dengan memaki wartawan dengan tulisan yang sangat tidak sopan, “kureng aja kah” (Red- kurang ajar kamu), “komentarnya Linda Absyar.

“Nyan wrtawan  mita peng…Hana geubi peng… Jak peuek berita hana akurat…Uronyan ijak bak  sikula Sma jak lke peng bak kpla…. Nyanban model ureung jinoe…. Lge llat merah…. Ken jak meuratep2 keudeh…. Lge pliek kah…. Berani berbuat…. Nyan Ka hantem jak umnsah… Mgat teupat urusan, (Red- Itu wartawan cari uang…tidak dikasih uang…dinaikkan berita tidak akurat…hari ini pergi kesekolah SMA minta uang sama kepala…itulah corak orang sekarang… seperti lalat merah… bukannya tahlillan2 saja… seperti patarana kamu…berani berbuat… habis itu gx mau pergi kemenasah… supaya kelar urusan). “tulisnya lagi Linda Absyar dikomentar foto profil Fazli Radar Aceh.

Berdasarkan komentar pemilik akun facebook Linda Absyar dapat dikenakan pasal 27 ayat (3)  UU ITE, Setiap Orang dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan dan/atau mentransmisikan dan/atau membuat dapat diaksesnya Informasi Elektronik dan Dokumen Elektronik yang memiliki muatan penghinaan dan pencemaran nama baik.

Pasal 310 ayat (1) KUHP, Barang siapa sengaja menyerang kehormatan atau nama baik seseorang dengan menuduhkan sesuatu hal, yang maksudnya terang supaya hal itu diketahui umum, diancam karena pencemaran dengan pidana penjara paling lama sembilan bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah.

Rumusan Pasal 27 ayat (3) jo Pasal 45 ayat (1) UU ITE yang tampak sederhana berbanding terbalik dengan sanksi pidana dan denda yang lebih berat dibandingkan dengan sanksi pidana dan denda dalam pasal-pasal penghinaan KUHP.

Misalnya, seseorang yang terbukti dengan sengaja menyebarluaskan informasi elektronik yang bermuatan pencemaran nama baik seperti yang dimaksudkan dalam Pasal 27 ayat (3) UU ITE akan dijerat dengan Pasal 45 Ayat (1) UU ITE, sanksi pidana penjara maksimum 6 tahun dan/atau denda maksimum 1 milyar rupiah.

SANKSI – Pasal 45 UU ITE
(1) Setiap Orang yang memenuhi unsur sebagaimana dimaksud dalam Pasal 27 ayat (1), ayat (2), ayat (3), atau ayat (4) dipidana dengan pidana penjara paling lama 6 (enam) tahun dan/atau denda paling banyak Rp1.000.000.000,00 (satu miliar rupiah).

Masih ada pasal lain dalam UU ITE yang terkait dengan pencemaran nama baik dan memiliki sanksi pidana dan denda yang lebih berat lagi, perhatikan pasal 36 UU ITE, Pasal 36 UU ITE Setiap orang dengan sengaja dan tanpa hak atau melawan hukum melakukan perbuatan sebagaimana yang dimaksud dalam Pasal 27 sampai Pasal 34 yang mengakibatkan kerugian bagi orang lain.

Misalnya, seseorang yang menyebarluaskan informasi elektronik yang bermuatan penghinaan dan/atau pencemaran nama baik dan mengakibatkan kerugian bagi orang lain akan dikenakan sanksi pidana penjara maksimum 12 tahun dan/atau denda maksimum 12 milyar rupiah (dinyatakan dalam Pasal 51 ayat 2)

Sanksi (Pasal 45 Ayat 2)  UU ITE
Setiap Orang yang memenuhi unsur sebagaimana dimaksud dalam Pasal 36 dipidana dengan pidana penjara paling lama 12 (dua belas) tahun dan/atau denda paling banyak Rp12.000.000.000,00 (dua belas miliar rupiah).

Media ini belum mendapatkan keterangan resmi baik dari pemilik akun Fb dan dengan anak pak Geusyik yang disebut sebut menggunakan akun untuk hujat salah seorang wartawan di Bireun. (red)

example banner

Subscribe

MEDIA REALITAS