176519 KALI DIBACA

Mayarakat Desa Alue Buloh Menyesalkan Galian Lima Tambang Batu Bara Di Biarkan terbuka Bebas.

Mayarakat Desa Alue Buloh Menyesalkan Galian Lima Tambang Batu Bara Di Biarkan terbuka Bebas.
example banner

NAGAN RAYA ACEH I Media Realitas -Masyarakat Desa Alue Buloh Kec. Seunagan Kab. Nagan Raya kesal kepada PT Bara energi lestari (BEL) melakukan pengalian kelima lubang yang membahayakan masyarakat sehingga galian tersebut di biarkan terbuka hal ini sangat membahayakan masyarakat setempat.


Bahkan informasi dari masyarakat setempat tempat galian dilokasi batu bara tersebut pernah jatuh orang namun sempat tertolong.Kelima galain batu bara yakni desa Alue Buloh dan Desa Krung Mankom Kecamatan Seunagan Nagan Raya Provinsi Aceh.

Masyarakat meminta kepada pemerintah Kabupaten Nagan Raya untuk segera menangani galian batu bara yang tidak sesuai dengan prosedur sehingga penacarian masyarakat setempat sangat terancam. Dari sejumlah media melihat langsung galian batu bara dan juga di hadiri Camat Ke. Seunagan kelokasi memang sangat tragis karena kedalamannya hampir 100 meter dengan luas 8 km.

M.Nazir salah seorang tokoh masyarakat Alue Buloh kepada Wartawan Rabu (8/11) menyebutkan , galian ini dilakukan dari pada 2007 – 2013 setelah dilakukan galian tersebut sempat jatuh warga Khairul ke lubang galian batu bara tersebut masyarakat yang ada sekitar sempat menolongnya.

Padahal setelah di gali di tutup kembali galian tersebut sehingga tidak resah warga Alue Buloh.
‘’ini di biarkan begitu saja kami minta kepada pemerintah agar segera memberiathukan atau menyurati pihak PT tersebut kalau tidak akan memakan korban lebih akibat galian ini,’’ujar M.Nazir

M Mazir lebih lanjut menyebutkan Kalau di biarkan begitu saja akan sangat membahakan kami bagi petani untuk pencarian sehari, dan kepada Gubernur Aceh agar segera memberitahukan galian ilegal ini karena tidak sesuai dengan prosedur.
Camat Kecamatan Seunagan Fuadi mengaku bahwa sebelumnya sudah ada pemberitahuan masyarakt melalui surat mengenai tambang batu bara yang di lakukan galian tidak di tutup.Akan tetapi hal ini kita kasih tahu kepada Bupati namun dan kita menunggu keputusan dari Bupati Nagan Raya ujarnya .

Lebih lanjut Fuadi menyebutkan karena masyarakat sudah berkali- kali datang menanyakan hal itu namun selalu memberikan untuk menunggu karena masih dalam proses, apabila nanti sudah selesai kita turun sama- sama dan duduk dengan pihak PT BEL tersebut untuk menangani hal ini,’’ngaku Camat

Beberapa Waktu yang lalu saat Gubernur Aceh Irwandi Yusuf mengunjungi ke Batu Bara pernah mengatakan kita akan sikat semua tambang yang membandel khususnya di Nagan Raya kalau tidak mendengarkan atau melanggar UU tentang pertambangan dalam bentuk jenis apapun tambang batu bara atau tambang emas.( hai )

example banner

Subscribe

MEDIA REALITAS