94019 KALI DIBACA

Gara Hara Anak Kecil Akhirnya Berujung Kepengadilan

Gara Hara Anak Kecil Akhirnya Berujung Kepengadilan
example banner

Idi, Aceh Timur I Media Realitas Pengadilan Negeri Idi mengelar sidang perdana kasus dugaan dan penganiayaan yang dilakukan oleh terdakwa Nursiah binti Ramlan terhadap Batdriah binti abdullah 26 tahun di sidang hari ini Rabu (22/11/2017,

Majelis Hakim ketua Irwandi.SH,Hakim Anggota Arnaini.SH.MH.Hakim Anggota Andi.SH.Panitera pengganti Ayu.SH.dan jaksa Penuntut umum Ismail Syam.SH.dan sidang dibuka untuk umum.

Kasus ini terjadi sejak tanggal  7 juni tahun 2017 telah terjadi dugaan kasus penganiayaan terhadap seorang warga gampong tersebut  hingga korban mengalami luka luka dan setelah itu korban dibawah kerumah sakit terdekat di mana saat itu korban mengalami luka robek dibibir dan luka memar untuk dapat visum dan selanjutnya dilaporkan ke pihak kepolisian Resort kecamatan banda alam Kabupaten Aceh Timur .

Dalam kasus ini semenjak dilaporkan oleh korban namun baru hari ini Rabu tanggal (22/11/17) kasus ini disidang kan di Pengadilan Negeri Idi Kabupaten Aceh Timur.
Dalam persidangan yang dihadir kan saksi dari pihak korban diantaranya  Marzuki 40 tahun,Safariah 21 tahun,Abdul hafit 42 tahun,dan Abubakar 39 tahun dan semua berasal dari penduduk Gampong ulee jalan Kecamatan Banda Alam Kabupaten Aceh Timur.

Keterangan saksi saksi yang hadir kesemuanya dibenarkan oleh terdakwa nursiah binti Ramlan dipersidangan.

Awal dan kronologi kejadian:
berawal dari pertengkaran anak dari tersangka nursiah binti Ramlan yang bermain dirumah korban (Batdriah binti abdullah) lalu memukuli anak korban,pada saat itu korban saat kejadian tidak ada dirumah pergi ke ke kantor pemerintahan di idi rayeuk

sepulang dari Idi, anak saya mengadu kepada saya yang bahwa anak nursiah bin Ramlan memukuli anak korban yang masih balita sehingga kakak dari si adik melarang adiknya dipukul,dengan  mengatakan pukul saya saja katanya kakaknya.

Saya batdriah (korban) bermaksud menanyakan apa salah anak saya,namun belum sampai dirumah tersangka jumpa anaknya di jalan yang menyampaikan kepada saya bahwa kepada ibunya tidak ada dirumah pergi menyuci,dan akhirnya saya pulang ke rumah.

Lanjut Saksi setelah saya sampai dirumah, tidak begitu lama tersangka datang kerumah saya dengan nada tinggi sambil marah marah memaki saya,padahal saya sudah menjelaskan bahwa maksud dari tujuan saya ingin menanyakan apakah anak saya memukuli anak tersangka? sehingga kalaupun memang benar biar saya yang mengobati jelasnya,namun ternyata tersangka tidak puas dengan penjelasan saya akhirnya  menjelang  maghrib, saya hendak pergi ke menasah untuk sholat maghrib dan sekalian shalat Tarawih,tiba tiba saya ditunggu ditengah jalan tanpa bertanya satu patah kata pun langsung dengan ganasnya menyerang saya,dengan ibunya Nursiah binti Ramlan secara bersamaan tanpa ampun,hingga saya tidak dapat mengelak dan akhirnya saya dibawa kerumah sakit puskesmas terdekat demikian keterangan saksi.

Sesuai  dengan surat keterangan Dinas Kesehatan UPT Pelayanan Kesehatan Masyarakat Keude Gerobak kecamatan banda alam dengan nomor 010/1505/2013 atas permintaan Kepala Kepolisian Sektor Banda Alam.tanggal 7 juni 2017. atas perbuatan tersebut pelaku dugaan tersangka penganiayaan Diancam dengan pasal 351 ayat 1 Kuhpidana.(Hasbi.Abubakar)

example banner

Subscribe

MEDIA REALITAS