138619 KALI DIBACA

Alquran Kuno Dipamerkan di Arena MTQ

Alquran Kuno Dipamerkan di Arena MTQ
example banner

IDI, Aceh | Media Realitas– Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ Aceh XXXIII tahun 2017 di Aceh Timur, juga dimeriahkan dengan pameran Islami dan bazar berbagai kerajinan tangan produk unggulan masing-masing kabupaten/kota di Aceh. Pameran ini dipusatkan di Kompleks Taman Putro Nurul A’la, Idi Rayeuk.

MTQ Aceh XXXIII tahun 2017 ini diikuti oleh 23 kafilah dari seluruh kabupaten kota di Aceh, namun hanya 14 kabupaten/kota yang berpartisipasi dalam pameran Islami. Sedangkan, sembilan kabupaten/kota lainnya tidak ikut yaitu Aceh Tenggara, Bireuen, Sabang, Gayo Lues, Pidie, Aceh Besar, Aceh Jaya, Aceh Barat Daya, dan Lhokseumawe.


History (sejarah) Alquran paling banyak dipamerkan. Sejumlah Alquran kuno serta benda-benda peninggalan sejarah masing-masing daerah, terlihat dipamerkan di beberapa stan kabupaten/kota.

Selain itu juga dipamerkan hasil kerajinan tangan sesuai potensi daerah masing-masing, serta produk unggulan sesuai potensi sumber daya alam masing-masing, seperti kopi, kakao, lobster, minyak pala, lele asap, dan lainnya.

Seperti stan Pemkab Nagan Raya, mereka memamerkan banyak koleksi Alquran. Untuk diketahui, pada tahun 2015 lalu, Pemkab Nagan Raya telah mendapat penghargaan dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) atas koleksi Alquran kuno terbanyak.

Kabag Humas Pemkab Nagan Raya, Rafiq Karim, mengatakan pihaknya sengaja mengoleksi banyak Alquran untuk memperkaya khasanah tentang Alquran. “Semua Alquran diperoleh dari luar daerah dan dikoleksi di Museum Khasanah Alquran Nusantara di Nagan Raya,” kata Rafiq.

Rafiq mengatakan, ada beberapa jenis Alquran kuno dengan tulisan tangan yang mereka koleksi. Antara lain, Alquran yang ditulis pada daun lontar menggunakan patlot dan ditimpa tinta. Alquran ini mencatat semua surah Alquran mulai dari Alfatihah hingga Annas.

Selain itu, Pemkab Nagan Raya juga memiliki koleksi Alquran tulisan tangan ukuran terkecil. “Semua Alquran ini kita peroleh dari kalangan ulama di Jawa Tengah,” ungkap Rafiq.

Stan Pemkab Nagan Raya juga memamerkan koleksi batu giok yang diukir surah Alfatihah. Pengunjung stan ini juga bisa mencicipi kopi khop khas Nagan Raya yang menggunakan pemanis air aren, serta menyediakan pulut ketan gratis kepada setiap pengunjung.

Tak kalah menariknya koleksi Alquran di stan Kabupaten Aceh Singkil. Salah satu Alquran yang dipamerkan adalah Alquran Akbar yang ditulis tangan oleh Syaikh Hamdan Rusli Ar-Ramat. Alquran ini lengkap dengan terjemahan Arab Jawi.

Ketua LPTQ Aceh Singkil Drs Abdul Hanan mengatakan, Alquran ini ditulis memakan waktu 8,9 bulan yang selesai pada 17 September 2017. Penulisnya, Syaikh Hamdan Rusli Ar-Ramat ini masih hidup dan menetap di Gampong Rimo, Kecamatan Gunung Meriah, Aceh Singkil.

Stan Aceh Singkil juga memamerkan tongkat dan Alquran yang ditulis tangan oleh Syaikh Abdurrauf As-Singkili, yang merupakan ulama pembawa Islam ke Aceh masa kerajaan Iskandar Muda. Di stan ini pengunjung juga bisa melihat sejumlah riwayat ulama Aceh Singkil yang telah almarhum, seperti seperi Syaikh Abdurrauf As-singkili, Abuya Syaikh H Zamzami Syam bin Muhammad Syam Farid, dan Abuya H Baihaqi.

Koleksi Alquran tulisan tangan lainnya datang dari Simeulue. Di stan kabupatena kepuluan ini dipamerkan Alquran tulisan tangan yang ditulis oleh Tgk Bakudo Batu, ulama besar yang pertama kali mengislamkan penduduk Pula Simeulue.

Selain itu, daerah penghasil lobster ini juga memamerkan benda sejarah peninggalan para ulama, seperti sorban dan tombak Tgk Halilullah atau Tgk Diujung (Abad ke-14-15).


Sementara itu, stand Aceh Timur juga banyak memamerkan benda-benda peninggalan zaman Belanda. Seperti Meriam Turki Negeri Peureulak pada abad ke-XVI, pedang Teuku Umar, samurai, keris, dan banyak benda-benda sejarah lainnya.

Kabupaten/kota lainnya yang memamerkan produk unggulan masing-masing daerah di antaranya Aceh Tamiang, Kota Banda Aceh, Pidie Jaya, Aceh Selatan, Pemko Langsa, Aceh Utara, Aceh Tengah, Bener Meriah, dan Subulussalam.

Selain pameran, di lokasi ini juga terdapat pasar murah dan bazar yang digelar oleh Dinas Perdagangan Koperasi, dan UKM RSUD dr Zubir Mahmud, Bhayangkari Polres Aceh Timur, PT Darussalam Berlian Motor, Daihatsu, Lee Mineralee, The Pucuk Harum, Kangen Water, MAN IC, Dayah Budi Malikullaseh, Idi Cut, Kopi Gayo, serta dimeriahkan ragam hiburan seni di pentas yang telah disiapkan panitia.

Sementara itu, sebanyak delapan kabupaten/kota dinyatakan lolos ke babak semifinal Cabang Fahmil Quran Golongan Putra pada MTQ XXXIII Aceh tahun 2017.

Ke-8 kabupaten kota dimaksud adalah, Aceh Tenggara dengan jumlah nilai (1325), Bireuen (1025), Aceh Tengah (1475), Langsa (800), Aceh Timur (1350), Aceh Besar (1600), Aceh Utara (1475), dan Aceh Selatan (1225). Dari data yang dirilis dewan hakim yang ditandatangani Ketua Majelis Dr H A Gani Isa SH MA, dan Sekretaris Nazarullah SAg.

Di arena perlombaan Fahmil Quran, Senin sore di Gedung Isi Sport Center (ISC), Cabang Fahmil Quran Golongan Putri sedang berlangsung. Perlombaan ini merupakan babak penyisihan ke semifinal.Selain golongan putra di cabang Fahmil Quran, Dewan Hakim di Cabang Musabaqah Makalah Quran (MMQ) tadi malam juga mengumumkan 12 peserta (putra-putri) atau 6 kabupaten/kota yang masuk semifinal.

Sekretaris Dewan Hakim Cabang MMQ Drs M Nasir SH MH, menyebutkan, enam peserta putra yang lolos ke semifinal cabang Musabaqah Makalah Quran (MMQ) adalah, Putra Banda Aceh, Aceh Besar, Langsa, Pidie, Aceh Timur, Aceh Jaya. Sementara enam peserta dari kelompok putri adalah, Aceh Utara, Langsa, Bireuen, Bener Meriah, Aceh Timur, Aceh Besar

“Tema pada babak semifinal adalah Bekerja dalam Perspektif Alquran,” kata Sekretaris Dewan Hakim Cabang MMQ M Nasir.

Cabang musabaqah lainnya di hari ke-2 pelaksanaan MTQ juga sedang berlangsung. Namun, Serambi belum memperoleh data peserta yang lolos ke final. Karena, selain Fahmil Quran, dan MMQ, cabang musabaqah yang diperlombakan dari babak penyisihan langsung ke final.

Sekretaris Koordinator Dewan Hakim, Ridwan Djohan, mengatakan, selain Fahmil Quran dan MMQ, semua cabang musabaqah masih berlangsung dan masih tahap penyisihan. “Iya masih babak penyisihan selama dua hari lagi,” ungkapnya.(red)

example banner

Subscribe

MEDIA REALITAS