67719 KALI DIBACA

Pembangunan Jembatan Buket Rumia Jangan Korbankan Rakyat Kecil

Pembangunan Jembatan Buket Rumia Jangan Korbankan Rakyat Kecil
example banner

Idi – Aceh Timur |  Media Realitas-Pembangunan Jembatan Buket Rumia Kecamatan Idi Tunong

Nomor Kontrak:45/SP/BM-OTSUS/PURP/VIII/2017
Nilai Kontrak:1.593.008.000,

Tanggal mulai 15 Agustus 2017, Sumber Dana Otsus.T.A 2017

Banyak  masalah  yang membuat masyarakat tidak terima bagaimana bangunan yang dimiliki berupa ,tanah,pagar, serta tanaman di beco dengan tampa ada pemberitahuan atau musyawarah terlebih dahulu dengan pemilik tanah sebelum pengerjaan proyek dilaksanakan,dekikian di tegaskan oleh salah seorang warga ,Razali 50 tahun di desa Snb Teupin Panah kepada media ini, Selasa pagi (31/10/2017), ia geram melihat tanamannya pinang,rambutan,langsat,serta durian dirusak dan dibeco seperti tidak ada pemiliknya ini persis yang seolah olah merekalah yang menjadi pemilik tanah serta tanaman tersebut.

Lebih lanjut Razali menyebutkan bahwa keluarganya tidak bisa menerima  demi kepentingan masyarakat pada umumnya, kenapa tanah serta tanaman keluarga kami yang harus di dikorbankan ucapnya, bukan pula berarti menghalangi dan menghambat pengerjaan proyek pembangunan Jembatan tersebut,akan tetapi jangan semena mena, hargailah hak orang lain,karena setiap Warga Negara  RI memiliki hak yang sama ujarnya.

Razali sudah tiga kali mendatangi dan menyampaikan persoalan keberatan keluarga saya terkait dengan persoalan ini kepada Keuchik Gampong Buket Rumia Anwar.Spd.terakhir kali saya datangi sabtu 28/10/17,pukul 10:00 wib untuk mendapatkan bagaimana solusi yang terbaik sehingga dalam persoalan ini dapat diselesaikan, setidaknya mereka melakukan ganti rugi terhadap tanaman saya,namun keuchik Buket Rumia Anwar Spd.   menyampaikan lebih baik dan jelas dikompromi dengan Dinas Pekerjaan Umum saja katanya.

Razali juga mendatangi kantor Dinas Pekerjaan Umum selasa ( 31/10/2017) pagi pukul 11:00 diterima oleh Sektaris PU Zubir.SE.MM menyampaikan keluhan dan keberatannya.

Zubir sudah menerima persualan yang terkait masalah tanah warga desa dan akan di tindak lanjut kepada pimpinan nya.
Lebih lanjut ribut menyebutkan bahwa sudah menerima terkait laporan Razali dan akan saya panggil semua yang berkaitan dengan jembatan tersebut dalam waktu dekat demikian Zubir.SE.MM.kepada media ini. Razali juga akan menempuh jalur Hukum apabila pemerintah Kabupaten Aceh tidak segera menyelesaikan masalah ini dengan bijaksana dilapangan dalam waktu yang cepat.

Kontraktor yang mengerjakan jembatan itu jangan semena mena terhadap warga desa kami juga punya hak untuk dihargai nya ujar Razali.
(Hasbi.Abubakar)

example banner

Subscribe

MEDIA REALITAS