225319 KALI DIBACA

Mengaku Tim Ses Umara diduga Gadaikan Sertifikat Tanah Mesjid Ke Medan

Mengaku Tim Ses Umara diduga Gadaikan Sertifikat Tanah Mesjid Ke Medan
example banner

Langsa Aceh | Media Realitas – Mengaku sebagai Tim Pemeng dan pasangan Usman Abdullah dan Marzuki Hamid (Umara) paska Pilkada 2017-2022 Gadaikan sertifikat tanah mesjid, dengan Rizki Tomiza hingga saat ini belum ditebus.

Rizki Tomiza, ( 30,tahun ) warga Aceh Tamiang mengharapkan kepada Tim Pemenangan Usman Abdullah-Marzuki Hamid (UMARA) untuk segera menyelesaikan utang piutang sebesar Rp450 juta, demikian kepada Wartwan dalam Relisnya Minggu (8/10).

Rizki Dalam realisnya menyebutkan sekira Januari 2017 saya bertemu dengan Anwar Abdullah (Wan Kumis) yang merupakan koordinator Tim Pemenangan Umara. Pada pertemuan tersebut Wan Kumis meminta pinjaman uang sebesar Rp430 juta kepada saya, ujar Rizki.

Uang tersebut katanya, “untuk menebus surat lahan Masjid Gampong Mtg. Seulimeng Kec.Langsa Barat yang digadaikan oleh Nazaruddin Ibrahim (Nazar Kuba) yang merupakan Ketua Tim Pemenangan Umara.” Pada Pilkada lalu sehingga pasangan ini kembali menang.

Menurut Rizki Katanya, surat Masjid tersebut digadaikan Nazar Kuba sebesar Rp.430juta kepada Ibu Igan di Medan Sumatra Utara . Uang tersebut dipakai oleh Usman Abdullah atau lebih di kenal (Toke Seum) untuk membayar utang, pembiayaan Kampanye Pilkada Umara 2017-2022, serta belanja perlengkapan kampanye di Medan dan Bandung.

Selanjutnya, Wan Kumis meminta saya untuk membantu menebus surat Masjid tersebut karena apabila diketahui oleh masyarakat umum akan menjadi aib yang sangat memalukan. Apalagi uang pinjaman tersebut dikenakan bunga setiap bulan sekira Rp30 juta.

Dikatakan Rizki lagi, karena merasa kasihan dan prihatin maka sesuai dengan permintaan Wan Kumis pada, 7 Maret 2017, uang sebesar Rp450 juta saya berikan kepada Anwar Abdullah (Wan Kumis).

Selanjutnya Wan Kumis menyerahkan uang tersebut kepada Nazar Kuba untuk menebus uang Masjid itu yang di gadaikan kepada Ibu Igan di Medan.

Oleh karena itu, saya sangat kecewa ketika meminta uang dikembalikan kepada Wan Kumis dan Nazar Kuba, mereka selalu menghindar dan mengulur-ulur waktu.

Bahkan alasannya, mereka belum mempunyai uang untuk mengembalikan karena uang tersebut tadinya dipakai oleh Usman Abdullah (Toke Seum) untuk belanja.

Selanjutnya, saya menjumpai Walikota Langsa Usman Abdullah tentang perihal tersebut, “ia mengatakan mengenai uang tersebut urusan Wan Kumis (Koordinator Tim Pemenangan Umara) dan Nazar Kuba (Ketua Tim Pemenangan Umara).”

Dasar itulah, saya menghimbau kepada Anwar Abdullah (Wan Kumis) , Nazaruddin Ibrahim (Nazar Kuba) dan Usman Abdullah (Toke Seum) untuk segera mengembalikan uang saya.

Jika dalam waktu se-Minggu, juga tidak dikembalikan maka saya akan melaporkan penipuan ini kepada pihak Penegak Hukum dan Berwajib, ujarnya. Karena saya memiliki semua bukti baik tertulis maupun percakapan rekaman, ujar Riszki Romiza.

Sementara itu walikota Langsa Usman Abdullah SE ( Toke Suum ) yang dihubungi media ini dengan wa minggu malam ( 8/10/2017) ini jawaban walikota Langsa Usman Abdullah SE : Ha ha hana pre fitnah bah muenan kuedeh han ek le singoeh bosan kue droe cukup Allah bagi ku sebagai penolong Kdg chit di publo nan toke rata sagoe utk mita peng.

Orang  ambil ke sempatan dgn dalih saya org toke saya dekat dgn toke saya ini saya itu ama toke ujung nya azas manfaat.

Iya sdh saya prediksi, sekarang saya sdh tambah pengalaman,org org yg tdk suka dgn toke krn maksud nya tdk ke sampain dn juga kebijakan toke merasa menggangu mereka pasti jdi lawan tapi bagi saya tawakaltu Allallah tdk pernah berhenti trs lakukan yg terbaik utk kota ini dgn ke iklasan biarkan mereka trs menfitnah saya serahkan pd Allah yg maha mengetahui waktu akn menjawab nanti nya.

Media ini belum mendapat keterangan resmi dari pihak terkait lainnya, baik dari Wan kumis maupun dari Nazar Kuba.( Red)

example banner

Subscribe

MEDIA REALITAS