138719 KALI DIBACA

Ajisah Meminta Pihak Polres Aceh Timur Lepaskan Ayah nya Yang Sdh di Tahan Tidak Bersalah.

Ajisah Meminta Pihak Polres Aceh Timur Lepaskan Ayah nya Yang Sdh di Tahan Tidak Bersalah.
example banner

Aceh Timur I Media Realitas -Ajisah ( 40 ) tahun meminta kepada pihak Pilres Aceh Timur agar segera melepaskan ayah nya Basir yang sudah di tahan oleh polisi tanpa salah.


Ajisah kepada Media Realitas Jumat ( 27/10/2017 ) dikantor advokat Dr Darwis Anatami menyebutkan ayah nya Basir, panggilan lewat HT dengan Kadus desa Meulidi kecamatan Simpang Jernih Kabupaten Aceh Timur, Sabtu pagi tgl 14 Oktober 2017, sampai kantor Polsek simpang jernih, diminta kepada Basir dan kawan kawan nya
untuk segera menghadap polisi namun tidak diketahui apa kesahan nya.

0rang tua saya Basir (68) tahun, salaman (63) tahun Senal ( 44) tahun, Kami kekuala simpang tidak ada uang, ada yang danai nya yaitu pak Udin salah seorang cukong kayu di di Kuala simpang aceh tamiang, janji nya akan diperiksa di Kuala simpang ternyata ke kompi A Karang baru, lalu di bawa Idi Acah Tumur, menurut anaknya dibawa oleh seseorang ke Polres Aceh Timur.

Anaknya ajisah menerima komfirmasi lewat HP dengan Basir, malam itu juga tim penyidik melakukan pemeriksaan terhadap Basri cs jelas Ajisah kepada media ini sepeprti yang diucapkan orang tuanya.

Lebih lanjut Ajisah juga menyebutkan Tuduhan polisi kepada orang tuanya sangat berlebihan dituduh melakukan pemotongan kayu di areal hutan lindung padahal yang melakukan pemotongan kayu itu bukan lah orang tuanya ujar Ajisah.

Orang tua saya tidak pernah memotong kayu di hutan lindung kami semua warga di lokasi hutan yang sudah lama bercocok tanam sangat menjaga hutan didaerah itu yang melakukan pemotongan adalah cukong kayu dari luar yang masuk ke hutan lindung sebut Ajisah.

Menurut Ajisah Orang tuanya ada lahan di hutan seluas 2 hektar, dan dan ada surat nya kenapa ada tuduhan sangat berlebihan kepada orang tua saya sangat sangat tidak masuk akal.

Kami sudah turun temurun tinggal di desa itu dan kecamatan simpang jernih itu adalah hampir semua kerabat dan keluarga kami yabg bercocok tanam mencari nafkah di kebun dan di hutan sangat kami jaga hutan dan kami lestarikan dengan baik sebut Ajisah lagi.

Tuduhan nya  melakuka penebangan  liar di hutan lindung desa melodi kecamatan simpang jernih kabupaten aceh Timur tidak pernah kami lakukan sehingga warga desa itu sangat kaget ketika mendengar orang tua saya di tahan oleh pihak Polres Aceh Timur.

Sementara itu pengacara orang tua Ajisah, Dr Darwis Anatami SH MH kepada media ini yang dihubungi Jumat (27/10/2017) di kentor nya jalan Ayani Kota Langsa menyebutkan memang benar saya pengacara nya orang tua Ajisah yaitu pak Basir ( 68) tahun sekarang sudah ditahan di Polres Aceh Timur.

Penahanan terhadap Basir ini menuruti Darwis sangat keliru sekali masak dituduh Basir AC melakukan pemotongan kayu di hutan lindung padahal Basir melakukan pembersihan kayu di kebun nya dan kebun itu ada surat kita juga sudah melihat surat itu benar kalau pak Basir ada kebun sekuat 2 hektar di daerah itu.

Kita juga sudah meminta kepada penyidik Polres Aceh Timur untuk melepaskan Basir cs lalu kita mintak siapa oknum dukung kayu yang melalukan pemotongan kayu di hutan lindung kawasan Aceh Timur. Ujar Darwis yang juga dosen Fakuktas Hukum Unsam Langsa(red)

example banner

Subscribe

MEDIA REALITAS