74319 KALI DIBACA

Ketua Yara Aceh Safaruddin SH: Desak Kejari Idi Segera Limpahkan Berkas Kasus Korupsi Kantor BPN Aceh Timur Ke Pengadilan

Ketua Yara Aceh Safaruddin SH: Desak Kejari Idi Segera Limpahkan Berkas Kasus Korupsi Kantor BPN Aceh Timur Ke Pengadilan
example banner

Banda aceh I Media Realitas -Ketua yayasan Advokasi Rakyat Aceh ( Yara ) meminta kejaksaan Idi Aceh Timur segera limpahkan kasus korupsi pembangunan Gedung Badan Pertahanan Nasional ( BPN ) Aceh Timur ke pengadilan Tipikor.

Kalau sudah ditetapkan kita minta segera pihak kejaksaan limpahkan kepengadilan apalagi pihak Kejari idi Acah timur sudah menetapkan tersangka dan sudah menyita barang bukti kerugian negara mencapai Rp 580 juta rupiah, ujar safaruddin SH kepada wartawan Senin (11/9) di banda aceh usai membuka pendidikan profesi advokat, Ikadin aceh.

Kasus ini kita minta Kajari idi aceh Timur jangan main main soalnya tersangka sudah di umumkan dan kerugian negara juga sudah kelas Sekarang kita minta segera limpahkan kaus ini kepengadilan dan pihak pengadilan juga kita Desak agar segera tahan ke 4 tersangka’ ujar safaruddin yang juga ketua ikatan advokat Indonesia (Ikadin) Aceh.

Walaupun pihak terangka sudah sudah mengambilkan uang nya tapi unsur kejahatan mereka tetap melanggar hukum, dan pengadilan kita sejak segera di tahan nanti menjelang tersangka di sidangkan.

Kita ketahui setelah ditetapkan 4 tersangka oleh Kejari idi aceh timur belum di tahan kemungkinan ada bebepa unsur di antar, tidak melarikan diri, tidak menghilang kan barang bukti, tidak mengulangi perbuatan yang, kooperatif.

Kita terus pantau kasus ini agar sergera disidangkan dan kita mintak kejari idi jangan main main dalam kasus korupsi pembangunan gedung BPN Aceh Timur, ujar safaruddin.

Sebelumnya Kajari idi aceh Timur Ali Akbar, SH MH ,Jelang HUT Adiyaksa ke 57 tahun 2017, Kejaksaan Negri Idi Aceh Timur, menetapkan empat tersangka terkait kasus tidak pidana khusus pembangunan Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Aceh Timur. “Setelah kita lakukan penyidikan  sejak 28 April 2017, perkara Pidana Khusus Pembangunan Kantor BPN Aceh Timur telah kita tetapkan empat tersangka,” beber Kepala Kejaksaan Negeri Idi, Ali Akbar, SH.MH dalam konfrensi pers di kantornya, Jumat (21/7) sore.

Ada pun empat orang tersangka yang telah ditetapkan itu adalah, SR (Kepala Kantor BPN), TR (Penjabat Pelaksana Teknis Kegiatan), ML (Kuasa Direktur CV. Delpa &Co selaku pelaksana dan NR (konsultan pengawas). ”Dalam kasus korupsi pidana khusus tersebut, estimasi kerugian Negara mencapai  Rp 600 juta,” papar Ali Akbar.(red)

example banner

Subscribe

MEDIA REALITAS