57319 KALI DIBACA

Diduga Ada Bayaran Kepada Oknum Sipir : Napi Hukuman 10 Tahun Kabur Dari Lapas Klas IIA Banda Aceh

Diduga Ada Bayaran Kepada Oknum Sipir : Napi Hukuman 10 Tahun Kabur Dari Lapas Klas IIA Banda Aceh

Banda Aceh I Media Realitas – Diduga adanya bayaran kepada oknum sipir lapas klas IIA Banda Aceh , Napi hukuman 10 tahun kabur “ Namanya Bangkai walau Ditutupi namun akhirnya tercium juga Bau Busuknya “, itulah ungkapan yang layak di presentasikan dalam kasus kaburnya satu napi di Lapas Klas IIA Banda Aceh beberapa waktu yang lalu namun sengaja ditutupi.

Kaburnya Sofyan bin M. Yusuf terpidana 10 tahun dalam kasus narkoba yang telah menjalani 3 tahun masa pidananya dikeluarkan secara ilegal oleh M. Nur salah satu Petugas sipir lapas lambaro.

Terungkapnya adanya napi yang kabur dari lapas banda aceh setelah sejumlah penghuni lapas banda aceh menghubungi media , Minggu (17/9) menyampaikan adanya napi yang kabur namun tidak dilaporkan pada kantor wilayah dan Kepolisian.

“ Napi sofyan dikeluarkan secara ilegal oleh pak M.Nur sebelum lebaran sampaai sekarang belum balik ke lapas,kasus napi kabur ini sengaja ditutupi oleh orang lapas dari orang kanwil dan polisi “,ungkap salahsatu napi yang tidak ingin disebut namanya disini.

Sementara itu Kepala Lapas Klas IIA Banda Aceh M. Drais Siddiq Bc.IP yang dihubungi melalui handphone selulernya sejak pagi hari tidak dapat terhubung,hanya terdengar pesan dari operator telkomsel untuk meninggalkan pesan.

Demikian juga pesan singkat yang dikirimkan melalui AMS dan WhatApsnya juga tidak dibalas oleh media kepada orang nomor satu di lapas lambaro tersebut.

Kakanwil Kumham Aceh Ahmad Yusfahruddin Bc.IP. SH. MH yang dihubungi melalui WhatApsnya membenarkan adanya napi yang kabur dari lapas banda aceh yang melibatkan oknum petugas lapas.

 Yusfahruddin juga mengungkapkan dirinya belum mendapatkan laporan terkait kaburnya napi tersebut dari kalapas banda aceh,informasi tersebut diketahuinya setelah media melakukan konfirmasi kepadanya kemudian dirinya lansung menghubungi kalapas banda aceh.

“ Barusan saya telepon kalapasnya, benar diakui, dikeluarkan oknum yang bersangkutan, menurut pemeriksaan lapas ada terlibat oknum lain, sudah dilapor kan untuk dicari….oleh oknum-oknum tersebut, dan harus ditindak yang seperti ini “,ungkap Kakanwil melalui pesan WhatApsnya kepada media.(red)

Subscribe

MEDIA REALITAS