74119 KALI DIBACA

LSM LPAP RI Minta Kejati Aceh Periksa PPTK dan Rekanan Proyek Saluran Kota Langsa

LSM LPAP RI Minta Kejati Aceh Periksa PPTK dan Rekanan Proyek Saluran Kota Langsa

Langsa I Media Realitas– Kepala kejaksaan tingggi ( Kejati ) diminta segera periksa pptk dan rekanan pembangunan saluran jalan Sudirman ( samping ) losmen pase kota langsa dan jalan T Umar pusat kota langsa.
Proyek saluran yang baru dibangun tahun 2014 dari sumber dana -APBA sekarang sudah dihancurkan padahal proyek saluran itu belum 5 tahun setelah dibangun oleh salah satu rekanan di aceh demikian ditegaskan oleh ketua lsm LPAP RI, Ibnu Hajar SH kepada media ini Selasa siang ( 11/7) di wisma pase langsa.
Menurut Ibnu Hajar SH  dihancurkan saluran yang baru saja di bangun dengan menggunakan uang rakyat aceh padahal saluran itu masih sangat bagus dan masih bisa dimanfaatkan oleh masyarakat kota kota langsa.
Proyek saluran yang sebelumnya pengecoran  dan pemasangan penutupan dengan keramik seorang sudah dihancurkan total dibangun dengan pengecoran baru oleh CV RB dengan menggunakan dana Otsus tahun anggaran 2017 dengan anggaran Rp 670.457.000 ujar Ibnu.
Proyek yang dibangun sekarang adalah proyek sia sia tidak ada mamfaat untuk masyarakat kota langsa yang hanya menguntungkan pihak kontraktor pejabat provinsi dan pejabat Pemko langsa.
Kira minta tim penyidik Kejati aceh segera turun ke langsa untuk melakukan penyelidikan awal kita melihat banyak uang yang dianggarkan ke kota langsa sangat tidak sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Proyek yang di bangun ini sungguh sangat sia sia sekali karena saluran yang sebelumnya digunakan pengecoran begitu bagus dan penutup dengan menggunakan keramik sekarang di bobok tidak ada alasan yang benar.
Seharusnya proyek saluran yang sudah ada masih bagus dan bisa dibersihkan untuk penggunaan dan perawatan lebih bagus lagi sekarang proyek yang dibangun sangat lah sia sia menggunakan uang negara yang tidak ada manfaat nya.
Ibnu Hanjar lebih lanjut menyebutkan proyek ini hanya sumber korupsi pejabat Pemko langsa tidak bisa dipungkiri karena tidak ada alasan proyek yang baru dibangun dihancurkan sangat kota sayangkan ujar nya lagi.
Ibnu Hajar meninta tim Kejati aceh agar segera periksa Kadis PU, pptk, kpa, konsultan perencanaan dan konsultan pengawas karena proyek ini adalah anggaran otsus dari provinsi aceh.
Merekalah yang diduga kuat mengambil keuntungan di proyek saluran yang sedang dikerjakan.
Kita tidak menuduh tetapi kita akan uji publik tentang proyek yang tidak ada mamfaat ini sebut Ibnu lagi.
Proyek yang panjang sekitar 422 meter dipusat kota langsa ini proyek sia-sia sebut nya lagi.
Proyek ini sangat kelihatan sekali tidak sesuai dengan bestek dan sudah di perintah bongkar oleh pihak tim Dprk kota langsa.
Proyek ini  adanya pungli dan korupsi yang sengaja di ciptakan oleh oknum pejabat di Pemda aceh dan Pemko langsa sebut nya lagi.
Media ini belum mendapatkan keterangan resmi baik dari pihak pejabat Pu cipta karya provinsi aceh dan pejabat di pu Pemko langsa.
Media ini terus melakukan pemantauan dan terus mencari ketengan dan hak jawab dari instansi terkait baik di Pemda aceh maupun dari pejabat terkait di Pemko langsa. (hai)

example banner

Subscribe

MEDIA REALITAS