30719 KALI DIBACA

Buwas: Kasus 1 Ton Sabu Tak Buat Saya Bangga, Masih Ada Yang Lolos

Buwas: Kasus 1 Ton Sabu Tak Buat Saya Bangga, Masih Ada Yang Lolos

Jakarta I Media Realitas – Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjem Budi Waseso (Buwas) mengungkap adanya 250 ton sabu yang saat ini ada di pasar Indonesia. Sehingga, dia berpendapat penggalalan penyelundupan sabu 1 ton di Anyer pada minggu lalu bukanlah hal yang membahagiakan bagi Buwas.

“Sabu 250 ton itu data dari Cina soal sabu yang masuk ke Indonesia,” kata Buwas di Mukernas PPP di Hotel Mercure Ancol, Jakarta Utara, Kamis (20/7) lalu.

Buwas menyebut dirinya tidak bangga dan bahagia dengan pengungkapan 1 ton sabu di Pantai Anyer, Banten, beberapa waktu lalu. Karena, dia menyebut BNN 2 bulan sebelumnya pernah kebobolan penyelundupan narkoba seberat 5 ton.

“(Gagalkan penyelundupan) 1 ton itu nggak buat saya bahagia dan bangga, yang lolos lebih dari itu. 2 bulan lalu, sebelum puasa, saya kecewa ada kegagalan menghambat narkoba 5 ton,” papar Buwas.

Tak hanya itu, Buwas bahkan sempat pernah mengunjungi langsung Tiongkok yang merupakan salah satu produsen narkoba untuk pasaran Indonesia. Buwas dibuat terkaget-kaget karena ternyata pemerintah setempat tidak bisa menghentikan produksi narkoba.

“Mereka beri data, mereka akui bikin narkoba dan bahan narkoba dan masuk ke Indonesia. Ternyata di sana nggak melarang berbuat apa saja kecuali kejahatan. Waktu saya ke Cina, itu saya minta hentikan narkoba ditempat asal tapi nggak bisa,” sebut Buwas.

Selain Tiongkok, Buwas menyebut ada 11 negara lain yang juga ikut memproduksi narkoba ke Indonesia. 11 negara tersebut dibantu oleh 72 jaringan aktif yang berada di Indonesia. Dan 72 jaringan tersebut memiliki afiliasi dengan bandar-bandar narkoba yang berada di lapas.

Mantan Kabareskrim Polri itu juga mengatakan bila pasar narkoba di Indonesia sangat luar biasa. Pasalnya, hampir semua jenis narkoba bahkan narkoba jenis baru juga beredar di Indonesia digemari penggunanya. Padahal, di negara-negara lain, lanjut Buwas, biasanya hanya ada 6-7 jenis narkoba saja yang beredar.

“Yang sangat luar biasa lagi, saya keliling ke beberapa negara, Amerika Serikat itu narkoba cuma 6 jenis, Amsterdam (Belanda) 5 jenis, Kolombia 3 jenis, Rusia 3 jenis, Prancis 3 jenis. Nggak ada yang lebih dari 7 jenis. Di Indonesia semua jenis ada. 800 jenis baru narkoba juga ada di Indonesia,” tutup Buwas.(nzr)

example banner

Subscribe

MEDIA REALITAS