66419 KALI DIBACA

Warga Medan Gantung Diri di Kota Binjai

Warga Medan Gantung Diri di Kota Binjai
example banner

mediarealitas| BINJAI

Warga Perumahan Taman Mentari Mas Binjai, Kecamatan Binjai Kota, seketika mendadak heboh menyusul adanya temuan sosok mayat pria tergantung pada sebatang pohon di antara semak belukar, tidak jauh dari Kantor Lurah Tangsi, Kecamatan Binjai Kota, Kamis (25/8) siang.
Pemukumiman yang sehari-harinya selalu terlihat sepi itu, tiba-tiba mendadak ramai, menyusul banyaknya warga yang berdatangan ke tempat itu. Informasi dihimpun Awak Koran Ini di lokasi kejadian, mayat sosok pria yang belakangan diketahui bernama, Kumar, (34), warga Kota Medan itu, ditemukan pertama kali oleh tiga remaja pencari ular, sekira pukul 14.30.WIB.
Ketiga remaja itu ialah, Rido Resmana,(19), Fauzan Lubis,(14), dan M Rangga Resmana,(14). Ketiganya warga Jalan Jenderal Sudirman, Gang Ampera, Kelurahan Binjai, Kecamatan Binjai Kota.
Saat ditemukan, mayat korban dalam keadaan leher terikat seutas tali. Selain itu, dia mengenakan pakaian dan atribut serba cokelat, mulai dari jaket, kaos dalam, celana panjang, hingga sepatu.
“Awalnya kami pikir yang menggantung tadi itu, boneka. Namun setelah didekati, rupanya mayat orang,” kata Rido Resmana.
Menyadari hal itu spontan ketiga bocah tadi berlari ketakutan, dan memberitahukannya kepada, Yatiman, (46), warga Jalan Durian, Kelurahan Limau Sundai, Kecamatan Binjai Barat, saat mencari rumput di tempat itu.Dari situ, Yatiman lantas melaporkan temuan mayat tersebut kepada warga setempat, untuk selanjutnya diteruskan ke pihak kepolisian.
Kapolres Binjai, AKBP Mohamad Rendra Salipu, melalui Kapolsek Binjai Kota, Kompol Dapot Lubis, kepada wartawan menyatakan, pihaknya masih mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi mata di lokasi kejadian.
“Dugaan sementara, korban tewas karena bunuh diri. Selain ditemukan dalam kondisi tergantung, kita juga tidak mendapati sedikitpun tanda kekerasan pada tubuh korban,” terangnya.
Terlebih lagi lanjut Kapolsek, pihaknya turut menemukan selembar kertas, diduga surat wasiat yang ditulis korban sebelum meninggal yang berisi permintaan agar mayatnya diantarkan ke Kuil Hindu, di Desa Perkebunan Tanjung Jati, Kecamatan Binjai, Kabupaten Langkat.
Meskipun demikian, dia mengaku masih menunggu hasil penyelidikan, terkait kemungkinan korban tewas akibat dibunuh, atau karena sebab lainnya.”Mengenai dugaan korban tewas akibat hal lain, tentunya hal itu masih dalam penyelidikan lanjutan kita,” ujar Kapolsek.
Apalagi menurutnya. Salah seorang warga atas nama, Zainudin (43), mengaku, sempat melihat korban dibonceng dengan sepedamotor oleh pria tidak dikenal, sekira dua jam sebelum mayatnya ditemukan.
“Untuk penanganan selanjutnya, kita masih tunggu keputusan pihak keluarga. Apakah mereka bersedia mayat korban divisum, atau tidak.Jika mereka tidak bersedia, maka mayat korban akan segera kita serahkan ke pihak keluarga, untuk dimakamkan,” Ucapnya. (TBC)

example banner

Subscribe

MEDIA REALITAS