37819 KALI DIBACA

Tabrak Polisi, Saat Pulang dari Membeli Pancing, Dua Nelayan Di Pukuli Hingga Babak Belur

Tabrak Polisi, Saat Pulang dari Membeli Pancing,  Dua Nelayan Di Pukuli Hingga Babak Belur
example banner

mediarealitas | Medan Labuhan

Tabrak Polisi, saat pulang dari membeli pancing, 2 Nelayan, Warga Lingkungan 23, Gang Ngaji, Kelurahan Pekan Labuhan, Kecamatan Medan Labuhan, Kota Medan, Di Pukuli Oknum Polisi Hingga babak belur di dalam sel. Senin, (4/4), Pukul, 09 : 30 Wib.

Kedua orang nelayan itu bernama Ismail (33) dan temannya, saat mereka pulang membeli pancing dengan mengenderai sepeda motor dari pajak Belawan melintasi Jalur Jalan Sumatera, Simpang Pompa, Kelurahan Belawan I, Kecamatan Medan Belawan, tampak aparat mengatur lalu lintas.

Entah bagaimana sepeda motor yang ia kemudikan, tampa sengaja menabrak polisi yang bernama Robert,  hingga  kami terjatuh

Setelah kejadian itu, kedua nelayan di bawa oknum polisi yang bernama Robert ke Polsek Belawan,lalu  mereka dibawa ke dalam sel tahanan dan di pukuli 5 orang polisi.

 “ Saya bersama teman diserahkan si Robert ke Polsek Medan Belawan, Langsung di pukuli hingga babak belur. “ Ucap Mail.

kami berdua di pukuli, oknum polisi itu, dengan keadaan babak belur, selanjutnya mereka  menyerahkan kami ke Polres Belawan, dan di periksa selama 5 jam, oleh Juru periksa ( juper),  Merdian Tarigan,  lalu  kami dilepaskan, setelah ada arahan dari Pak Rahman,  Propam Polres Belawan, serta mengangap hal ini sudah selesai dan tidak melaporkan atas pemukulan yang kami alami ke pihak yang berwajib “ Ungkap Mail, kepada mediarealitas ( 1/8).

Namun, pada pertengahan bulan juni, Robert mendatangi saya dan meminta uang sebesar Rp 800.000, namun saya tidak memberinya.

 “ Bulan Juni Robert , meminta uang Rp 800.000, dengan alasan buat perdamean, namun saya tidak kasi. “ Ucap Mail.

“ Setelah itu pada tanggal 18 Juli 2016, saya mendapat surat panggilan dari Polres Belawan dengan nomor SP/41/VII/2016/Lantas, yang berita acaranya, untuk diserahkan kepada pihak Kejaksaan Belawan, guna mengikuti persidangan.” Tambah Mail.

“ saya bersama istri dan orang tua memenuhi surat panggilan tersebut. “ Lanjut Mail. “ Sementara, Seketaris Lembaga Nelayan Indonesia ( LNI), Jalalluddin, mengatakatan, kepada mediarealitas, oknum polisi yang memukuli kedua nelayan tersebut hingga babak belur,  minta, segera di proses secara hukum, karena telah melanggar peraturan yang berlaku di negara ini.” Ucapnya.

“ saya minta hal ini segera di usut oleh pihak yang berwenang, kalau tidak para nelayan yang ada di gabion ini  akan mendatangi Polres Belawan, untuk berunjuk rasa. “ Pinta Jalal.  (Zamal)..

example banner

Subscribe

MEDIA REALITAS