42019 KALI DIBACA

Supir Angkot Gelapkan Sepmor Teman Anak

Supir Angkot Gelapkan Sepmor Teman Anak
Teks foto | Helmi Raya Huda Korban penggelapan
example banner

 

mediarealitas | MEDAN AREA

 

Berhati-hati dan jangan mudah percaya dengan mulut manis seseorang. Meski rambut sama hitam, hati siapa yang tahu. Jangan sampai peristiwa yang dialami oleh Helmi Raya Huda (18) warga Jalan Denai Gang Samping, Kelurahan Tegalsari Mandala III, Kecamatan Medan Denai,ini juga menimpa anda.

Pasalnya, korban baru saja menjadi korban penipuan dan penggelepan yang dilakukan Zulkifli, orang tua teman sekerjanya,Senin (29/8) akibat kejadian tersebut Sepeda Motor Yamaha Mio warna biru BK 5987 XO milik Helim raib.

Keterangan yang diperoleh dari korban, peristiwa itu terjadi berawal Zulkifli datang ke galon minyak Naga, tempat korban bekerja. Di sana, Zulkifli meminjam motor korban. Helmi pun menyerahkan kunci motor miliknya.

“Dia (pelaku-red) datang kekerjaanku bang,dia minta motor aku. Lantaran kenal satu kerjaan aku sama anaknya jadi aku kasih ajalah bang,”ucapnya.

Setelah berjam-jam, motor itu tidak dikembalikan pelaku hingga esok pagi harinya.Korban bersama tokenya mencoba mendatangi rumah pelaku Jalan Jermal XV Gang Dahlia, namun pelaku tidak berada dirumah.

“Sampai tadi pagi gak pulang motor aku bang, aku datangi kerumahnya dia dan keluarganya gak ada,”ujarnya.

Lebih lanjut korban mengatakan, pada Siang harinya, korban didampingi saksi kembali mendatangi rumah pelaku. Istri pelaku mengatakan kalau motor miliknya telah digadai oleh suaminya.

“Kalau kalian punya uang sebesar Rp2 juta, bawa sini biar aku ambil kretanya. Soalnya, kreta kalian digadaikan suamiku sama temannya. Aku tidak tahu-menahu dan terserah kalian saja, mau kalian lapor ke polisi juga tidak apa-apa,” ujar Helmi menirukan ucapan istri pelaku saat itu.

Tidak terima sepeda motornya digelapkan, korban langsung mendatangi Polsek Medan Area untuk membuat laporan.“Enak kali istri pelaku. Sudah motorku digadaikan suaminya, uang aku pula yang diminta untuk menebusnya,”tandas korban.
Terpisah Kapolsek Medan Area Kompol, M, Arifin. Melalui Kanit Reskrim Iptu Brendes Tarigan saat di Konfirmasi wartawan TOP METRO membenarkan korban sudah membuat laporan pengaduan.

” Kita akan tindak lanjuti dengan memanggil saksi-saksi,” ucap Brendres.

example banner

Subscribe

MEDIA REALITAS