40119 KALI DIBACA

Pansus Kesal Penertiban Reklame tak Berlanjut

Pansus Kesal Penertiban Reklame tak Berlanjut
Roby Barus yang juga selaku Ketua Komisi A DPRD Medan
example banner
mediarealitas | Medan,
Setelah vakum selama 4 bulan, kini anggota DPRD Medan yang menjabat Wakil Ketua panitia khusus (pansus) reklame Roby Barus mempertanyakan program kerja Pansus selanjutnya. Soalnya, hingga saat ini sejumlah rekomendasi Pansus seperti penertiban reklame dan rekomendasi audit kehilangan retribusi PAD Tahun 2014 diakui belum ada yang tuntas.
 
“Kita akan menanyakan Ketua Pansus apa agenda selanjutnya, memang sudah dua bulan ini belum ada rapat pansus, Kita pun kesal, sejumlah rekomendasi pansus tidak ada yang terealisasi. Seperti rekomendasi pembongkaran reklame yang belum tuntas. Begitu juga audit kehilangan retribusi PAD yang diserehkan pansus ke Polisi belum ada tindaklanjut,” ujar Wakil Ketua pansus reklame, Roby Barus kepada wartawan di gedung dewan, Senin (8/1).
 
Diakui Roby, pihaknya sangat kesal dengan kinerja Pemko dalam hal ini Dinas Tata Ruang Tata Bangunan (TRTB) yang tidak tegas menjalankan penertiban reklame menyalah di kota Medan. Juga kepada aparat hukum seperti Kepolisian dan Kejaksaan supaya melanjutkan audit pemeriksaan atas kehilangan retribusi PAD pada Tahun 2014.
 
“Kami yang tergabung di Pansus akan segera rapat menyatukan persepsi sesama anggota pansus. Saya rasa tidak ada yang disembunyikan. Tidak ada masuk angin seperti yang dipertanyakan kawan media selama ini. Ketua pansus akan kita ajak rapat menyusun program dan langkah pansus selanjutnya,” tegas Roby Barus yang juga selaku Ketua Komisi A DPRD Medan ini.
 
Ditambahkan Roby, Pemko dinilai sangat lemah dan tak punya nyali alias ‘bacul’ soal penertiban reklame. “Ini kan menjadi preseden buruk ke depan. Pada hal ini murni kepentingan masyarakat umum. Harapan kita kepada pengusaha advertesing kiranya dapat mengerti penertiban yang tujuannya menata dan menjaga estetika kota Medan,” terang Roby yang juga Ketua Fraksi PDIP DPRD Medan ini.
 
Menurut Roby, Dinas TRTB masih setengah hati menertibkan reklame. Bahkan TRTB dinilai tebang pilih terkait penertiban. Roby berharap penertiban harus berkelanjutna dengan tegas menegakkan aturan.
 
Sebagaimana diketahui, pada rapat Komisi D DPRD dengan Dinas TRTB pada Agustus tahun lalu terungkap realisasi PAD pada tahun 2014 ternyata nihil. Dinas TRTB mengaku, data yang diterima dari Dinas Pertamanan ternyata bodong.
example banner

Subscribe

MEDIA REALITAS