47619 KALI DIBACA

Korban Penganiayaan Minta Polisi Tangkap Pelaku

Korban Penganiayaan Minta Polisi Tangkap Pelaku
example banner

mediarealitas | Deliserdang

Korban penganiayaan, Andika,  warga Desa Bandar Khalifah, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deliserdang, meminta hamba hukum yang ada di Polsek Percut Sei Tuan tersebut untuk penangkap pelaku penganiayaan atas dirinya. 

 Andika bersama istrinya dan beberapa saksi sengaja menemui, mediarealitas dan menuturkan, peristiwa penganiayaan itu dilakukan Berinisial AD, menganiaya dirinya dan temannya, di Desa Jatirejo, Kecamatan Percut Sei Tuan, Deliserdang, yang berprofesi sebagai  penggarap di lahan garapan tersebut, Dusun Jatirejo  pada 19 Agustus 2015 sekitar pukul 10.00 pagi.

Akibat penganiayaan tersebut  wajah sebelah kanan korban memar, pinggang sakit

Korban harus menjalani perobatan di sebuah klinik,  serta  harus menjalani terapi kusuk secara rutin. Dampak lain dari penganiayaan tersebut, hingga kini korban belum bisa beraktifitas seperti sedia kala.

Peristiwa penganiayaan tersebut bermula ketika, Andika dan temannya, ingin melihat lahan milik mereka yang telah diberikan oleh Badan Perjuangan Rakyat Penunggu Indonesia ( BPRPI ), Di Dusun Jatirejo, Desa Sampali, Kecamatan Percut Seituan, untuk bercocok tanam, Namun sebelum mereka kelahan itu,  Ia dan temannya, didatangi AD, ke sekeretariat BPRPI yang berada dilahan tersebut dan langsung memukulinya serta mengeluarkan Senjata Tajam (Sajam), Sembari mengancamnya.

“ Sebelum kami sampai kelahan yang telah diberikan BPRPI, AD datang dan memukuli, serta mengeluarkan pisaunya. “ Ucap Andika.

“Awalnya kami berdua ingin melihat lahan garapan yang diberikan oleh BPRPI, Karena kami mendapat kabar dari warga lain bahwa lahan tersebut telah diserobot orang lain, makanya kami berdua datang untuk melihatnya secara langsung dengan berita yang kami dengar, namun sayangnya, sebelum kami tiba kelahan tersebut, kami telah didatangi AD. “ Lanjut Andika yang diaminkan, Anto, Is, Parmin, serta warga lainnya yang melihat kejadian itu.

Setelah terjadinya penganiayaan yang dilakukan AD, saya bersama istri dan warga lainnya, mendatangi Polsek Percut Seituan guna membuat laporan atas tindak pidana yang dilakukan AD terhadap dirinya, dengan nomor  LP/2182/VIII/2016/SPKT-PERCUT/19/08. “Tutur Andika.

“ AD, telah saya laporkan kepihak berwajib, karena telah melakukan penganiayaan serta pengancaman. “ Jelas Andika.

Sementara, Pelaksana Tugas ( Plt), BPRPI, Desa Sampali, Kecamatan Percut Sei Tuan, Budi Jong, saat di hubungi melalui Handphone ( telepon selular), mengatakan, agar pihak kepolisian segera menangkap pelakunya,  agar korban di lahan tersebut tidak terulang lagi dan jangan sampai masyarakat melakukan tindakan 

example banner

Subscribe

MEDIA REALITAS