59019 KALI DIBACA

Dinas Perkim Dituding “Sarang” Korupsi LSM Forsu Laporkan Gunawan Surya ke KPK

Dinas Perkim Dituding “Sarang” Korupsi  LSM Forsu Laporkan Gunawan Surya ke KPK
Dinas Perkim Dituding "Sarang" Korupsi LSM Forsu Laporkan Gunawan Surya ke KPK
example banner

mediarealitas | MEDAN

Dugaan aktifitas penyalahgunaan anggaran negara alias dugaan korupsi pada berbagai pengerjaan proyek di tubuh Dinas Perumahan dan Pemukiman (Perkim) Kota Medan, semakin mencuat ke permukaan publik.
Dan tentunya, dugaan penyalahgunaan keuangan negara ini menjadi perhatian bagi kalangan aktivis anti korupsi untuk melaporkan persoalan itu kepada aparat penegak hukum yang berwenang untuk menangani persoalan tersebut.
Seperti pernyataan yang disampaikan puluhan massa aksi Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Forum Rakyat Sumatera Utara (Forsu) dalam orasinya di depan Kantor Dinas Perkim Medan, Selasa (23/8), dengan tegas meminta aparat hukum untuk mengusut tuntas adanya dugaan korupsi ditubuh Dinas perkim tersebut.
Dalam orasinya, Koordinator aksi Fajar Daulay membeberkan, adapun beberapa indikasi korupsii yang terjadi di Dinas perkim tersebut diantaranya, pembangunan sanitasi di Medan Labuhan yang sampai saat ini belum juga terlihat titik terang dari pihak penyidik Kejaksaan mencapai Rp.5 Miliyar lebih. Kemudian, proyek pembangunan taman Stadiun Teladan yang diduga kuat terjadi mark-up anggaran mencapai Rp.14 Miliyar lebih.
“Ada lagi soal Revitalisasi Taman Sri Deli yang diduga kuat telah terjadi mark-up anggaran mencapai Rp.9 Miliyar lebih, dan adanya dugaan jual beli paket anggaran APBN tahun 2016 dan APBD tahun 2016, secara lelang dan dalam bentuk pelaksanaan kerja swakelola dengan pihak pelaksana yang sarat dengan permainan dimana pada pagu anggaran dan dana yang diterima pelaksana sudah ditentukan dan dipotong oleh para petinggi di Dinas Perkim Medan,”ungkap massa dalam orasinya.
Oleh karena itu kata Koordinator aksi dalam orasinya, pihaknya segera melaporkan kasus dugaan korupsi di Dinas Perkim Medan ke KPK, berikut bukti-bukti yang yang telah dikumpulkan serta beberapa rekaman percakapan dan testimoni pengutipan free proyek dan keterangan kode-kode rahasia atas nama masing masing proyek.
” Tidak hanya itu, adanya keterlibatan “anak main” Kadis Perkim yakni, HPS, yang menjadi perantara suap atas pengendapan kasus korupsi yg ditangani kejaksaan tinggi Sumut juga akan segera kita laporkan ke KPK beserta bukti-bukti yang kita miliki. Segera kami ungkap semua adanya “permainan” dan para makelar kasus (Markus) di Dinas Perkim Medan,” ucap Fajar.

example banner

Subscribe

MEDIA REALITAS