44119 KALI DIBACA

Awas Penimbunan CPO “ ILEGAL” Diduga Dilindungi Oknum TNI

Awas Penimbunan CPO “ ILEGAL”  Diduga Dilindungi Oknum TNI
Salah seorang pengawas menggunakan pakaian loreng
example banner

 

mediarealitas | Deli Serdang

 

Sebuah gudang yang dikelilingi tembok setinggi 2,5 meter menjadi pemandangan yang sangat menarik diantara pemukiman masyarakat dan perumahan yang ada di Kawasan Batang Kuis Deli Serdang.

Ternyata dari informasi Gudang tersebut merupakan tempat yang diduga sebagai penimbun CPO illegal.

Diduga, pengusaha nakal tersebut menggunakan jasa penegak hukum, agar usaha mereka terlindungi.

Masyarakat sekitar gudang saat diwawancarai mengaku, kalau gudang tersebut merupakan gudang penimbunan CPO illegal. (3/7).

Dari pantauan di lokasi, terdapat tiga truk intercooler bermuatan cangkang kelapa sawit yang masuk kedalam gudang tersebut dan diparkirkan.

Saat tim mediarealitas dan beberapa awak media, ingin masuk dilarang seorang yang berpakaian loreng militer milik TNI dan mengatakan bahwa isi dalam gudang dan yang dibawa ketiga truck intercooler tersebut bermuatan cangkang kelapa sawit.

” Ketiga truck itu bermuatan cangkang kelapa sawit. “ Ucapnya.

” Sebentar saya hubungi dulu pengawasnya.” Lanjutnya.

Setelah menghubungi salah seorang pengawasnya melalui selular miliknya, pria yang berpakaian loreng militer tersebut memberikannya kepada tim mediarealitas.

“ Ini bang bicara saja langsung sama pak Harjan berpangkat Sersan. Selaku pengawas dan bertanggung jawab digudang ini dan beliau bertugas di Kapendam. “ Katanya.

Setelah selular miliknya diberikan kepada salah satu tim, Dalam perbincangan , pengawas tersebut mengatakan, agar tim mediarealitas menemuinya di jalan Syaelendra, kawasan Medan .

 “ Saya lagi ada di jalan Syaelendra, tepatnya di Pardede Hall, kemarilah. “ Ucapnya melalui selular milik pria berbaju kaos loreng militer tersebut.

Disini saya  lagi sibuk, karena ada acara Kejuaraan BDM Yongmoodo Kasad  CUP Ke 6, Tahun 2016. “ Lanjutnya.

Setelah mendapat arahan tersebut dari yang  mengaku bernama Harjan, Para tim mediarealitas menuju tempat yang ia arahkan, namun sampai disana pria yang berbicara melalui selular tersebut tidak ada.  ( zamal)

 

example banner

Subscribe

MEDIA REALITAS