54919 KALI DIBACA

Wooooow,..ADD Hampir Raib Disiang Bolong.

Wooooow,..ADD Hampir Raib Disiang Bolong.
Keterangan gambar: Wakapolres Aceh Tenggara Kompol Imam Safali di dampingi anggota intel polres Agara. Menunjukan barang bukti Kunci leter T.
example banner

mediarealitas | Kutacane.

Anggaran Dana Desa (ADD)kurang lebih sebesar Rp. 354 Juta, hampir saja raib disiang hari bolong. Dibobol Maling dari Bagasi Honda.Pencairan Anggaran Desa tahap pertama saat ini di Kabupaten Aceh Tenggara telah dimulai oleh Pemerintah Daerah secara bertahap. Penarikan dana Desa yang dilaksanakan oleh Kepala Desa (Kades)dan Bendahara Desa disalah satu Bank Aceh melalui rekening Desa.

Kades Kisam Amir 45 Tahun Kecamatan Lawe Sumur Kabupaten Aceh Tenggara pada Selasa(26/07) berkisar Pukul 12.15.Wib. Hampir saja menggalami kehilangan uang Anggaran dana Desa berkisar Rp,354. Juta.

Pasalnya Kades Kisam dan Bendahara setelah melakukan penarikan dana Desa dari Bank Aceh Cabang Aceh Tenggara yang berada di Jalan Kutacane – Belang Kejeren, persisnya di samping Kantor Dinas Syari’at Islam. Seusai menarik dana Desa uang tersebut dimasukan dalam Bagasi Honda.

Amir dan Bendahara Desa berencana pulang Kedesa Kisam sebelumnya Kades dan Bendahara mampir di salah satu Rumah Makan Dame Baru yang berada ditenggah pusat Kota Kutacane. Pada saat Kades dan Bendahara sedang makan maling membobol Bagasi Honda kades lalu menambil dana desa tersebut.

Setelah selesai makan Kades dan Bendahara baru mengetahui bahwa bagasi hondanya telah dirusak oleh pelaku. Beruntung salah satu warga melihat pelaku saat membobol bagasi Honda Kades.

Warga tersebut memberitahukan kepada Kades bahwa itu pelakunya sambari menunjukan tersangka, beruntung pelaku belum jauh dari TKP. Pelaku pada saat itu menungu jemputan kawanya dengan mengunakan sepeda Motor. Sebelum kawan tersangka datang. Kades dan Bendahara dibantu warga berhasil merebut dana Desa dari tangan pelaku.

Tersanka diketahui warga Medan,pelaku nyaris saja diamuk warga, sebelum tersangka diamuk oleh warga Jajaran polres Aceh Tengara berhasil menyelamatkan tersangka dari amukan warga. Pihak Polres Aceh Tengara mengamankan tersangka una kepentingan penyelidikan.

Kapolres Aceh Tenggara Ajun Komisaris Besar Polisi(AKBP)Eddy Bastari Melalui  Wakapolres Agara Komisaris Polisi (Kompol)Imam Safali kepada Wartawan di Polres Aceh Tenggara (27/07)membenarkan telah terjadi penangkapan terhadap tersangka. Saat ini pelaku telah ditahan guna melakukan penyelidikan dan pengembangan.

Kata Wakapolres lebih lanjut kemunkinan besar ada lagi Tersangka lainya. Untuk itu kita terus melakukan penyelidikan guna menangkap pelaku yang lainya dan sejumlah saksi dan korban telah kita mintai keterangan.

Tersangka sindikat Ramor antar provinsi dari tetangga sebelah mereka ke Aceh Tenggara bertujuan mencari uang dengan mencuri sepeda motor dan uang dengan mengunakan kunci T berbagai pungsi. Pelaku dari Bank Aceh telah membunti korban dari Bank Aceh.

Sesampainya kades dan bendahara di Rumah makan Dame Baru guna makan siang. Saat korban sedang makan pelaku dengan cepat melancarkan aksinya. Alhasil pelaku sempat membawa uang tersebut tidak jauh dari TKP. Namun pelaku yg sudah di ketahui warga langsung memberi tahu kades bahwa itu pelaku yang mengambil uang desa tersebut.

Waka  Polres Aceh Tenggara menghimbau kepada kepala Desa dan Bendahara agar saat pencairan dana meminta Anggota polisi seperti kantibmas agar mendapingi saat penarikan dana Desa demi keamanan. Tegas Wakapolres Aceh Tenggara.(Dinni)

example banner

Subscribe

MEDIA REALITAS