56519 KALI DIBACA

Anggaran Siswa Miskin Dipertanyakan

Anggaran Siswa Miskin Dipertanyakan
Ketua DPD PKS Medan, Salman Alfarisi
example banner

mediarealitas I Medan

Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2016, Pemerintah Kota (Pemko) melalui Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Medan telah memasukkan dalam salah satu mata anggaran yakni untuk pengadaan pakaian sekolah siswa miskin.

“Kita melihat ada mata anggaran untuk siswa miskin, tapi sudah sejauhmana penanganan terhadap siswa miskin tersebut,” kata Ketua DPD PKS Kota Medan, Salman Alfarisi kepada mediarealitas.com Kamis (21/7).

Diketahui, berdasarkan buku besar APBD TA 2016 tercatat untuk pengadaan pakaian lengkap sekolah siswa miskin 6.200 pasang. Dimana, Untuk per set dihargai Rp 350 ribu (baju seragam dan sepatu) sehingga total mencapai Rp 2.170.000.000.

Masalahnya, kata Penasehat Fraksi PKS DPRD Kota Medan ini, apakah sudah terdata secara baik siswa miskin yang ada disekolah-sekolah (SMA / SMK Negeri di Kota Medan) terutama bagi orangtuanya penerima raskin tentunya.

“Kita malah tidak tahu data dari mana 6200 set yang disiapkan untuk pengadaan pakaian seragam siswa miskin,” ucapnya.

Menurut Salman, dengan ketidakterbukaan pihak Disdik terhadap hasil seleksi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun 2016 ini yakni dengan mengumumkan secara keseluruhan nama siswa yang lulus testing kemarin dianggap sudah menyalahi juknis (petunjuk tehnis) yang sudah disepakati awal bersama anggota DPRD Kota Medan dalam hal ini dengan Komisi B.

“Kami dari PKS sudah lebih dulu menekankan soal formulasi 70 persen NEM, 10 persen siswa miskin dan 20 persen bina lingkungan, itu saja tak jelas. Dan, saya khawatir alokasi untuk siswa miskin juga tak jelas kalau sudah begini penerapan pengumuman PPDB-nya,” pungkas mantan Ketua Komisi C DPRD Kota Medan tahun lalu tersebut. (syah/tbc)

example banner

Subscribe

MEDIA REALITAS