33019 KALI DIBACA

Walikota Medan Hadiri HUT Ke 20 Internasinalisasi UEM

Walikota Medan Hadiri HUT Ke 20 Internasinalisasi UEM
Sekdako Medan Ir Syaiful Bahri saat menghadiri acara HUT ke 20 Internasionalisasi UEM 2016, Sabtu (11/6) di9 Gereja HKBP Sudirman

mediarealitas | Medan 

           

Pemerintah Kota Medan sangat mengapresiasi adanya United Evangelical Mission (UEM) karena  perkumpulan ini memiliki peranan dalam membangun mental dan spiritual rohani seperti ajaran agama masinbg-masing dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam kehidupan berbangsa, bernegara dan bermasyarakat.

           

Hal ini dikatakan Walikjota Medan diwakili Sekda Ir Syaiful Bahri saat menghadiri acara HUT ke 20 Internasionalisasi UEM 2016, Sabtu (11/6) di9 Gereja HKBP Sudirman, hadir sejumlah mantan pimpinan Gereja di UEM, para pimpinan Gereja-Gereja serta aqnggota UEM, sekretaris Eksekutif UEM Departemen Asia Pdt Sonia Parera Mummel, Kepala Departemen Marturia Pdtr DR Welman Tampubolon, perwakilan UEM Hongkong Mr Leon Chan.

            Dikatakannya, pembinaan dan pembangunan di bidang keagamaan di Kota Medan senantiasa memiliki peranan yang sangat penting dalam upaya meletakkan landasan moral dan spiritual yang kokoh bagi keberhasilan pelaksanaan pembangunan nasional dan daerah, dengan demikian manusia sebagai subjek pembangunan akan mampu menempatkan diri dalam harmonisasi hidup antara manusia yang satu dengan yang lainnya didalam masyarakat dan dengan alam liongkungannya sertya dengan sang pencipta.

            Menurutnya, Gereja-Gereja di Kota Medan merupakan suatu asset pembangunan bangsa dan Negara, Gereja telah banyak memiliki andil dalam memajukan pembangunan baik dari segi ekonomi maupun roda pemerintahan, melalui perayaan HUT ke 20 Internasionalisasi UEM ini diharapkan dapat berandil dalam menjaga nilai-nilai persaudaraan dan kebersaamaan ditengah-tengah masyarakat Kota Medan.

            “ Mari kita bdrsama-sama membina kerukunan hidup beragama yang sudah lama tercipta dengan baik di Kota Medan, hal ini sangat penting bagi kita mengingat kerukunan hidup beragama telah mnemberikan kontribusi penting atas terpeliharanya suasana kondusip Kota Medan. “ ujar Syaiful.

            Pendeta HKBP Sudirman Pdt DR Plasthon Simanjuntak mengatakan, UEM sudah ada sejak 1996 ditandai delegasi dan transfomasi UEM dalam siding raya di kota Bieliferd German, UEM tidak lagi sebagai badan misi kepunyaan Gereja-Gereja di German tetapi menjadi badan misi internasional dan oikumenis milik bersama Gereja-Gereja UEM di tiga benua yakni Eropa, ASfrika dan Asia.

Subscribe

MEDIA REALITAS