31719 KALI DIBACA

Tak Diberi Dispensasi Jualan Di Badan Jalan, Pedagang Pasar Gambir Cek-Cok dengan Kabid Pasar Dispenda

Tak Diberi Dispensasi Jualan Di Badan Jalan,  Pedagang Pasar Gambir Cek-Cok dengan Kabid Pasar Dispenda
Keterangan Foto: Cek-cok:kabid Pasar Dispenda Kota Tebing Tinggi, M.Situmeng ketika beradu mulut dengan para pedagang pasar gambitr yang meminta kepadanya agar diberikan dispensasi biar bisa jualan di kaki lima.(Foto: Agus Sabono/mediarealitas.)

mediarealitas | Tebing Tinggi

Kepala Bidang (Kabid) Pasar Dinas Pendapatan Tebing Tinggi cekcok dengan para pedagang Pasar Gambir. Hal ini terjadi, gara-gara para pedagang meminta dispensasi agar bisa berjualan di badan jalan (kaki lima). Namun, tidak diberikan.

Kejadian ini terjadi pada Rabu pagi (22/6) sekira pukul 09.00.  Kericuhan antara kabid Pasar Dispenda Kota Tebing Tinggi dengan para pedagang Pasar gambir bermula ketika adanya laporan dari masyarakat yang mengatakan kalau saat ini banyak para pedagang pasar gambir yang kembali menggelar dagangannya di kaki lima dan menggunakan badan jalan bahkan trotoar jalan.

Sementara dalam beberapa bulan ini para pedagang kaki lima sudah di relokasikan untuk menggelar dagangannya dikios-kios yang telah disiapkan pemerinta kota (pemko) Tebing Tinggi kedalam pasar Gambir yang sudah lama terbengkalai tak terpakai.

Namun menurut para pedagang, mereka sejak menjajakan dangannya kedalam bangunan pasar Gambir, setiap harinya merasa rugi karena pembeli enggan naik kedalam lokasi Pasar gambir.

Akan laporan tersebut, rabu pagi itu, pihak Dispenda Kota tebing Tinggi yang dipimpin Kabid Pasar, M Situmeang bersama anggotanya langsung mendatangi Pasar Gambir guna menertibkan para pedagang yang menggelar dagangannya di kaki lima, dan menyuruh kembali menduduki kios-kios yang telah ada di bangunan Pasar Gambir.

Akan tetapi penertiban itu mendapatkan perlawanan dari para pedagang. Secara beramai-ramai mereka mengerumuni Kabid Pasar, M.Situmeang untuk meminta dispensasi agar bisa berjualan dikaki lima hingga selesai lebaran nantinya.

“Kami hanya minta dispensasi bisa jualan dikaki lima ini sampai lebaran nanti, karena jualan didalam pajak nggak ada pembeli yang datang.” Ucap para pedagang.

Namun permohonan tersebut langsung di tolak M Situmeang dengan memerintahkan para pegawainya untuk mengangkat barang dagangan milik pedagang pasar Gambir yang sempat menggelarnya di kaki lima.

Akan sikapnya Kabid Pasar tersebut, para pedagang merasa tidak tinggal diam. Langsung secara beramai-ramai mereka mendatangi M Situmeang sehingga terlibat pertengkaran mulut antara pedagang dengan Kabid Pasar Dispenda kota Tebing Tinggi.

“Cemana kami mau jualan didalam, untuk cari seribu perak ajapun sehari payah. Yang beli tak mau masuk kedalam pajak tiap harti pokoknya kami rugi teruslah,” Ujar boru Sinaga dan para pedagang lainnya.

Adanya penolakkan itu membuat Situmeang pun mengurungkan niatnya untuk melakukan penertiban, lalu meninggalkan lokasi Pasar gambir bersama para pegawainya.

Kepada kru media ini, Kabid Pasar M.Situmeang mengatakan kalau penertiban itu dilakukan karenakan para pedagang sudah diberikan lapak berupa kios didalam pajak. Dan berdasarkan Peraturan Daerah pedang dilarang menggelar dagangannya di kaki lima, karena Pasar gambir sudah menyiapkan lokasi dagangan.

Dikatakan Situmeng juga, apabila dirinya dalam hal ini Dispenda Kota Tebing Tinggi memberikan dispensasi kepada para pedagang untuk menggelar dagangannya di kaki lima sampai lebaran. Maka akan berdampak buruk, seluruh pedagang yang ada didalam Pasar Gambir akan beramai-ramai pula minta hal yang sama menggelar dagangannya di kaki lima. Maka kembalilah Pasar gambir semraut.

“Ya gawatlah, kalau kami memberikan dispensasi sama pedagang sampai lebaran, maulah yang lain pada ikut meminta jualan di kaki lima, ntah jadi apalah pasar gambir lagi semrautnya.” Tegas Tumeng.

Namun begitu dalam waktu dekat ini, pihak dispenda akan segera mengundang para pedagang untuk rapat guna menegaskan larangan berjualan dikaki lima.(Goes) 

Subscribe

MEDIA REALITAS