50519 KALI DIBACA

Ngaku Dicabuli Pria Beristri, Gadis Mandala Melapor ke Polisi

Ngaku Dicabuli Pria Beristri, Gadis Mandala Melapor ke Polisi
Teks foto : Korban saat datang melapor ke Polsek Percut

mediarealitas | Percut

R. Boru Nambela (54) warga Dusun 6, Marendal, mendatangi Mapolsek Percut Sei Tuan. Kedatangannya untuk menemani putrinya, Anita Silaban (18) warga Jalan Biola, Mandala Ujung, yang mengaku telah dicabuli oleh Riki alias Kelabang sebanyak 2 kali ditempat yang berbeda, Kamis (23/6) jam 16.00 wib.

Dari pengakuan keluarga korban, Kardi Hamoloan (21) menyebutkan, jika aksi pencabulan yang dilakukan Kelabang terjadi di kawasan Jalan Seser, Medan Tembung, pada, 7 Juni 2016. Dimana sebelum dicabuli, tersangka terlebih dahulu membawa kabur korban, lalu memaksa berhubungan layaknya suami-istri.

Keluarga yang curiga, lantaran Anita tak pulang sampai larut malam, berusaha mencarinya disekeliling kampung, namun tak kunjung ketemu. Ternyata, dari informasi yang diperoleh, Anita dibawa kabur oleh, Kelabang, pria yang sudah memiliki istri dan seorang anak.

Namun begitu, keluarga Anita tak tau dimana Kelabang membawa Anita. Belakangan, keluarga korban pun berhasil melacak keberadaan korban yang sudah dibawa tersangka ke kawasan Jalan Keramat Indah, Desa Selambo, Kecamatan Percut Sei Tuan. Dikawasan sepi itu, korban kembali dicabuli.

Mengetahui hal itu, Kardi Hamoloan, mendatangi tempat Kelabang membawa adiknya di Jalan Keramat Indah. Setelah mengetahui adiknya berada disitu bersama tersangka, Kardi pun langsung membawa adiknya itu pulang dan berniat melaporkan Kelabang pria yang sudah punya anak dan istri ke polisi.

“Hari Rabu (22) pukul 23.00 wib, saya datangi sendiri ke kawasan Keramat Indah, ternyata adikku dibawanya kesitu. Adikku langsung minta pulang, dan si Kelabang gak ada ku apa-apain karena mau kami laporkan ke polisi. Soalnya dia sudah punya istri dan seorang anak,” terang Kardi, usai keluar dari ruang PPA Polsek Percut Sei Tuan, menemani korban membuat laporan.

Sedangkan, korban ketika ditanyai awak media, tak hanya bisa tertunduk, lantaran syok dan malu atas perbuatan pelaku. Atas kejadian itu, korban secara resmi telah melaporkan perbuatan pencabulan tersebut dengan bukti laporan: STTPL/1642/VI/2016/Percut.(Raf)

Subscribe

MEDIA REALITAS