60619 KALI DIBACA

Camat Dan Lurah di Medan Kota Keluhkan Buruknya Infrastruktur

Camat Dan Lurah di Medan Kota Keluhkan Buruknya Infrastruktur

mediarealitas I Medan

Buruknya beberapa kondisi insfrastruktur di wilayahnya sehingga butuh pembenahan lebih nyata sesuai harapan warga yang selama ini mengeluhkan hal tersebut, Camat Kecamatan Medan Kota Syahrul Effendi membeberkan hal tersebut di acara reses II / 2016 anggota DPRD Kota Medan Godfried Effendi Lubis dengan harapan sebagai legislatif akan mempermudah dukungannya melalui penambahan anggaran di P APBD 2016 ini.

“Infrastruktur yang perlu dibenahi, kalau soal KTP dan KK kalau pun ada kendala tehnis, itu di Disdukcapil Kota Medan. Tapi, bukan berarti itu tak diperhatikan, sekarang kami berharap bagimana kondisi jalan dan parit, bisa segera dipercepat pembangunannya,”harap Camat dihadapan warganya yang hadir diacara reses yang berlangsung di Jalan Pintu Air Gang Horas Simpang Limun Medan, Sabtu (18/6) kemarin.

Demikian halnya disampaikan, Lurah Sitirejo I Kecamatan Medan Kota, Pengadiran Harahap bahwa pihaknya sudah berulang menyampaikan mengenai kondisi jalan dan parit (drainase) daerahnya dibeberapa lokasi yang sudah buruk dan butuh perbaikan dan pembangunan.

“Soal drainase, sudah berulang kita sampaikan, baik di Musrenbang (Musyawarah Rencana Pembangunan) Kota Medan, juga dalam reses-reses, mudah-mudahan belum ada yang terealisasi, sudah yang kelima kali saya sampaikan ini, ntah mungkin setelah pertemuan ini,”tambah Lurah.

Lurah menceritakan, khusus untuk drainase di sepanjang UISU (depan kampus) cenderung pendek, sehingga bila hujan turun lokasi tersebut gampang tergenang.”Sudah kita tinjau bersama PU Bina Marga (Kota Medan), kondisinya makin keujung makin kecil. Tidak hanya itu, di Jalan Sakti Lubis paritnya kondisinya tertimbun lumpur, jadi tak bisa secara manual,harus pakai alat berat,”terangnya.

Untuk jalan, lanjutnya, di kawasan Gang Amal ( masih kawasan Jalan Pintu Air) sudah duakali di cor, hanya saja pengecoran tidak optimal.”Jadi masyarakat disana sekarang ini cuma minta itu di aspal saja, apalagi itu jalan alternatif satu-satunya,”paparnya.

Menanggapi hal tersebut, anggota DPRD Kota Medan Godfried Effendi Lubis mendorong pada UPT IV Amplas agar menindaklanjuti permaslahan parit yang tidak berfungsi untuk dapat dilakukan pengorekan dan tanah hasil dikorek langsung diangkat tanpa harus membiarkannya menumpuk dipinggir parit.”Ini sudah kita usul, karena parit sumber banjir, di P APBD nanti ini harus ditambah, dan SDM-nya juga, kalau bisa minimal 200 per kecamatan,”harap anggota Komisi C tersebut.

Sementara, dari Dinas PU Bina Marga, Abidan Manurung mengatakan mengenai persoalan infrastruktur Kota Medan sudah di program  di anggaran tahun 2016. Untuk wilayah Kecamatan Medan Kota, ruas Jalan Sakti Lubis dan Jalan STM masuk prioritas tahun ini, sedangkan untuk Jalan Busi itu akan diusulkan di anggaran berikutnya.

Menurung juga menambahkan, pihaknya akan melibatkan UPT IV Amplas untuk melakukan pengorekan drainase pada beberapa lokasi di Kecamatan Medan Kota ini.”Personil akan kita turunkan antisipasi pengorekan lumpur itu,”sebutnya sembari mengatakan untuk Jalan SM Raja yang statusnya jalan provinsi hal tersebut akan dikordinasikan pada Dinas PU provinsi (rom)

Subscribe

MEDIA REALITAS