32919 KALI DIBACA

5 Papan Reklame Di Bawah Fly Over Amplas Dibongkar

5 Papan Reklame Di Bawah Fly Over Amplas Dibongkar
Lanjutan Penertiban Reklame jalan SM Raja simpang jalan Gerbang Tol Amplas Kec Medan Amplas, Rabu (15/6)

mediarealitas | Medan

Sebanyak 5 unit  papan reklame di Jalan Sisingamangaraja Medan, tepatnya di bawah Fly Over Amplas dibongkar Tim Terpadu Penertiban, Penindakan dan Pembongkaran Papan Reklame Pemko Medan, Rabu (15/6) malam. Pembongkaran dilakukan  karena kelima papan reklame tersebut didirikan tanpa izin sehingga merugikan Pemko Medan dari sektor pahjak reklame.

            Pembongkaran dimulai pukul 23.30 WIB dipimpin langsung Kadis Tata Ruang dan Tata Bangunan (TRTB) Kota Medan, Syampurno Pohan usai menggelar apel di halaman depan Balai Kota Medan. Kelima baliho yang ditumbangkan itu berjenis baliho dengan ukuran bervariasi, ada 4 x 6 meter dan ada pula 6 x 3 meter.

            Selain mesin las, tim terpadu menggunakan 2 unit mobil crane untuk membongkar kelima papan reklame tersebut. Selain petugas dari Dinas TRTB, pembongkaran juga menurunkan  tim yang terdiri dari us

 Polresta Medan, Kodim 0201/BS, Denpom 1/5 Medan, Satpol PP, Dinas Perhubungan Kota, serta sejumlah SKPD lainnya berikut kecamatan dan kelurahan masing-masing.

            Proses pembongkaran berjalan cepat meski tim gabungan harus menumbangkan 5 papan reklame sekaligus. Baliho pertama dibongkar milik Ody Advertising sebanyak 2 unit berukuran 4 x 6 meter, tak sampai satu jam tim gabungan berhasil menumbangkannya. Kemudian dilanjutkan dengan baliho  berukuran 4 x 3 yang tidak diketahui siapa pemiliknya.

            Kemudian menyusul baliho berukuran 6 x 3 meter milik Sanila Advertising, serta dua unit papan reklame lagi berukuran 4 x 6 meter yang tidak diketahui siapa pemiliknya. Tepat, sekitar pukul 02.30 WIB, proses pembongkaranpun rampung. Selanjutnya material papan reklame di bawa menuju Lapangan Cadikan Pramuka Jalan  Karya Wisata untuk dibagungkan dengan material lainnya.

            Menurut Kabid Pengendalian dan Pemanfaatan Tata Ruang Dinas TRTB kota Medan, Indra Siregar, keklima papan reklame itu ditumbangkan karena terbukti tidak memiliki izin. Indra mengakui pembongkaran yang dilakukan malam itu lebih banyak dibandingkan malam-malam sebelumnya. Sebab, tim terpadu langsung memotong tiang setengah meter dari permukaan aspal.

            “Setelah papan reklame tumbang, barulah kita cincang di bawah. Lagian ukurannya terbilang kecil dan posisinya tidak berdekatan dengan kabel listrik maupun telepon. Jadi mala mini kita bisa menumbangkan 5 papan reklame,’ jelas Indra.

            Selanjutnya Indra menegaskan, pembongkaran akan terus dilanjutkan untuk menertibkan papan reklame yang bermasalah maupun tidak memiliki izin. Hanya saja dengan keterbatasan yang mereka miliki, Indra mengatakan tim terpadu tidak bisa cepat menertibkannya. “Walaupun lambat tapi hasilnya kelihatan. Sudah banyak papan reklame yang kita tumbangkan,” ungklapnya. (tim)

Subscribe

MEDIA REALITAS