102519 KALI DIBACA

Tidak Ada Hak Polisi Tilang Motor yang Pajak Kendaraannya Mati

Tidak Ada Hak Polisi Tilang Motor yang Pajak Kendaraannya Mati
example banner

Masyarakat pengguna jalan terutama saat mengendarai Sepeda Motor maupun mobil, harus lebih cermat dan hati-hati, ketika melihat ada petugas dari kepolisian sedang melakukan razia kelengkapan administrasi kenderaan resmi maupun tidak seperti Surat Izin Mengengmudi (SIM) dan Surat Tanda Nomor Kenderaan (STNK).

Namun, di dalam kondisi itu, terkadang ada saja segelitir oknum polisi mempertanyakan yang sebenarnya buka menjadi kewenangannya. Salah satu contoh permasalahan yang kerap terjadi di jalan raya adalah masih ada oknum polisi yang berani menilang hanya karena status pajak kendaraan belum dibayar. Lantas apakah penilangan pajak yang mati berada di bawah wewenang petugas kepolisian?

Jawabannya adalah tidak. Polisi tidak berhak menilang warga hanya karena status pajak kendaraan bermotor masih menunggak alias belum dibayar, karena kewenangan tersebut merupakan milik Dispenda.
Polisi hanya bisa menegur dan menyarankan agar pengendara segera membayarkan pajaknya. Hal ini dikarenakan mereka tidak mempunyai dasar hukumnya untuk melakukan penilangan bagi keterlambatan tersebut.
Hal tersebut mengacu pada Undang-Undang Lalulintas Nomor 22 Tahun 2009. Hanya pelanggaran yang menyangkut kelengkapan STNK yang masih hidup/berlaku, lampu sein dan seterusnya yang berhak ditindak oleh polisi dengan cara menilang.(WK/LR)
example banner

Subscribe

MEDIA REALITAS