44019 KALI DIBACA

Pj Walikota Medan Buka Diklat AKIP

Pj Walikota Medan Buka Diklat AKIP

Medan (          )

            Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (AKIP) merupakan bentuk kewajiban suatu instansi pemerintah, untuk mempertanggung jawabkan keberhasilan atau kekurangan misi dan visi instansi pemerintah dalam mencapai tujuan dan sasaran yang telah ditetapkan, melalui system pertanggung jawaban secara priodik, oleh karena itu diperlukan komitmen dan kompetisi dalam penyususunan laporan akuntabilitas kinerja instansi pemerintah (LAKIP).

            Hal ini dikatakan Pj Walikota Medan Drs Randiman Tarigan MAP saat membuka acara Diklat AKIP dilingkungan Pemerintah Kota Medan 2016, Senin (15/2) di Hotel Putra Mulia Medan, hadir dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara Dan Reformasi Birokrasi RI, Natalia Sipayung, dan sejumlah pimpinan SKPD jajaran Pemko Medan.

            Dikatakannya, LAKIP sudah seharusnya dimaknai dengan baik oleh instansi pemerintah sebagai bentuk efektifitas dan efesiensi, integritas, profesionalisme dan etos kerja guna mewujudkan tata kelola pemerintahan yang makin transparan dan akuntabel sertas bebas korupsi, kolusi dan nepotisme pada berbagai aspek pelaksanaan tugas pemerintah daerah.

            “ Diklat ini memiliki arti dan fungsi penting sebagai upaya mengembangkan profesionalisme sumber daya aparatur di lingkungabn Pemko Medan terutama dalam menyusun LAKIP, seiring dengan tuntutan grand design reformasi birokrasi yang menempatkan area akuntabilitas organisasi menjadi bagain penting dalam mewujudkan tata kelola pemerintah yang baik dan kinerja manajemen pemerintah yang beroreantasi pada hasil, “ ujar Randiman

            Randiman meminta kepada para peserta yang memiliki peranan penting dalam membersilkan proses penyusunan LAKIP agar mengikuti Diklat ini dengan sungguh-sungguh, dapat memahami pedoman pelaporan akuntabilitas kinerja instansi pemerintah yang berlaku dan mempraktekkannya dengan benar dimasing-masing unit kerjanya, diharapkan dengan Diklat ini para peserta dapat menjadi sumber daya manusia yang kompeten mampu bekerja dengan benar sesuai dengan peraturan dan dapat menerapkan prinsip-prinsip efesien, efektif, transparan, bersaing, adil tidak diskrimiknatif dan akuntabel.

            “ Saya berharap nilai indeks prestasi untuk pelaporan akuntabilitas kinerja instansi pemerintah dilingkungan Pemko Medan yang telah cukup baik selama ini dapat kita pertahankan dan tingkatkan lagi di masa mendatang, dengan bertambahnya sumber daya manusia yang berkompetensi dalam penyelenggaraannya, “ harap Randiman.

            Sebelumnya Kepala Kantor Diklat Pemko Medan Fakhrudin SH melaporkan, tujuan diklat AKIP ini adalah meningkatkan kompetensi pejabat penyusun program/perencanaan dilingkungan pemerintah Kota Medan dalam penerapan system akuntabilitas kinerja instansi pemerintah, dengan Diklat ini nantinya peserta memahami konsep dan kebijakan system AKIP serta mampu menyusun perencanaan strategis, memahami dan mampu menyusun  rencana kerja dan perjanjian kinerja,dan Diklat ini mampu meningkatkan nilai akuntanbilitas kinerja Pemko Medan.

            Dilporkannya,  diklat ini berlangsung dari 15 sampai 19 Februari 2016 dengan peserta sebanyak 80 orang terdiri dari pejabat penyusun program/perencanaan dari seluruh SKPD dan Kecamatan di jajarabn Pemko Medan, diklat ini dilaksanakan secara paralel dengan fasilitator dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Bappenas dan Lembaga Administrasi Negara.(LR)

Subscribe

MEDIA REALITAS