41619 KALI DIBACA

Pemko Medan Tolak Usulan DPRD Soal Perda Kepling  

Pemko Medan Tolak Usulan DPRD Soal Perda Kepling  
Medan | mediarealitas
Sangat disayangkan, usulan hak inisiatif DPRD Medan terkait Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Kepling ditolak “manis” oleh Pemko Medan. Kuat dugaan, penolakan tersebut ditegarai karena kehadiran ranperda Kepling akan menghilangkan wewenang Camat dan Lurah mengangkat dan memberhentikan jabatan Kepling.
Penolakan itu terbukti saat Walikota Medan yang diwakli Wakil Walikota Medan Ir Ahkyar Nasution membacakan pendapat Pemko Medan atas penjelasan DPRD Medan tentang ranperda Kepling melalui rapat paripurna dewan, Senin (22/2).  Ir Ahkyar Nasution secara diplomasi memberikan alasan agar terlebih dahulu dibentuk dulu Perda lingkungan.
“Kami berharap agar terlebih dahulu dibentuk Perda Lingkungan sebelum dilakukan pembahasan ranperda pengangkatan dan pemberhentian Kepling,” ujar Ahkyar.
Mememang kata Ahkyar melalui teks yang dibacakan saat paripiurna, bahwa penjelasan yang disampaikan DPRD Medan sebelumnya cukup konstruktif dan substansial. Namun Pemko Medan berpendapat masih perlu dilakukan pembahasan yang lebih mendalam guna terciptanya tertib administrasi penyelangaraan pemerintahan yang baik.
Usai rapat paripurna, Wakil Walikota Medan Ir Ahkyar Nasution kepada wartawan mengatakan pihaknya sudah mempersiapkan ranperda lingkungan. “Kita saat ini sudah menggodok ranperda Lingkungan dan sefera kita ajukan,” terang Ahkyar.
Menanggapi penjelasan Pemko Medan terkait usulan DPRD Medan tengtang ranperda Kepling, Wakil Ketua DPRD Medan Ihwan Ritonga mengatakan, kiranya Walikota Medan harus dapat memprioritaskan yang lebih penting.
“Usulan ranperda yang kita sampaikan dalan Ranperda Kepling kan tujuannya positif demi kepentingan umum. Untuk menempatkan jabatan kepling sesuai harapan masyarakat dan bekerja tidak berpihak. Kita harapkan Walikota Medan dapat maklum usulan kita,” ujar Ihwan.
Kendati pun demikian, usulan untuk terlebih dahulu membuat Perda Lingkungan, Ihwan menyambut baik dan berharap Perda dimaksud dilakukan percepatan. (LR)       

Subscribe

MEDIA REALITAS