50219 KALI DIBACA

Minim Naskah Akademis, Prolegda 2016 Asal-asalan

Minim Naskah Akademis, Prolegda 2016 Asal-asalan

Medan | mediarealitas

26 Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) dalam Program Legislasi Daerah (Prolegda) tahun 2016, yang diajukan ke DPRD Medan pada Januari kemarin, dinilai asal-asalan.

Dari 26 Prolegda yang diajukan diantaranya 19 Ranperda merupakan usulan Pemko Medan dan 7 Ranperda inisiatif DPRD Medan tercatat hanya lima yang memiliki naskah akademisnya.

Minimnya naskah akademis (NA) yang merupakan unsur pokok dalam pengajuan Ranperda ini diakui Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapperda) DPRD Kota Medan, H. Teuku Bahrumsyah,SH kepada wartawan di  gedung DPRD Medan, Selasa (16/2).

“Prolegda yang diajukan di 2016 ini berisi 26 Ranperda, dimana 19 diantaranya merupakam usulan dari Pemko dan tujuh inisiatif DPRD. Namun, dari 26 Ranperda ini sangat minim naskah akademisnya seperti dari Pemko baru ada tiga dan inisiatif DPRD Medan baru ada dua Renperda yang Naskah Akademisnya,” jelas Bahrum.

Bahrum mengaku sangat menyayangkan minimnya naskah akademis. “Kita tidak ingin Ranperda yang diusulkan asal saja. Naskah akademis seharusnya menjadi hal yang paling penting,” jelasnya.

Sementara itu ditingkat Bapperda diakui Bahrum, pihaknya sudah melakukan rapat untuk membahas permasalahan yang ada.

“Di tingkat Bapperda sendiri kami sudah melakukan rapat, kami menyepakati pembahasan ranperda terlibih dahulu membahas Ranperda Inisiatif DPRD Medan,” jelasnya seraya mengatakan pembahasan ranperda inisiatif pun menjadi terhambat manakala hanya ada dua Ranperda yany memiliki Naskah akademisnya.

Sementara itu, untuk Ranperda usulan Pemko Medan, Bapperda sendiri sudah melakukan komunikasi dengan dan Pemko mengusulkan agar Bapperda terlebih dahulu melakukan pembahasan soal Ranperda penyertaan Moral diantaranya Penyertaan Modal KIM dan Bank Sumut.(LR)

Subscribe

MEDIA REALITAS