45519 KALI DIBACA

Keluarga Korban Pohon Tumbang Tagih Janji ke Eldin

Keluarga Korban Pohon Tumbang Tagih Janji ke Eldin

Ngadu ke DPRD Medan

Medan | mediarealitas

Dengan membawa dua anaknya, Erlina (43) Warga Jalan Pinus 2 No 56, Perumnas Simalingkar, Medan Tuntungan, Selasa (23/2) datang ke Gedung DPRD Medan, Jalan Kapten Maulana Lubis guna mengadukan nasib yang dialaminya dua tahun silam.

Erlina janda beranak empat ini merupakan istri Alm. Marsil abang becak yang meninggal dunia akibat tertimpa pohon di jalan Brigjend Katamso Medan, 3 Oktober 2013 silam.

Kedatangan Erlina dan dua anaknya diterima langsung Ketua Komisi D DPRD Medan, H.Sabar Syamsurya Sitepu serta sejumlah anggota Komisi D lainnya.

Dalam pertemuan tersebut, Erlina menyapaikan persoalan janji yang diucapkan Plt Walikota Medan saat itu, HT. Dzulmi Eldin yang berjaniji akan menanggung pendidikan sekolah ke empat anaknya sampai lulus Sekolah Menengah Atas (SMA), yakni Khairunnisa Marsellina, Muhammad Fajar Rizki, Khairani Putri Marsellina dan Muhammad Reza Al Chairi.

“Saya menagih janji yang diucapkan Pak Eldin di Media yang berjaniji akan memberikan pembiayaan sekolah hingga lulus SMA,” jelasnya.

Hingga saat ini, Erlina mengakui soal realisasi pembiayaan pendidikan sekolah keempat anaknya tersebut tak kunjung terrealisasi. “Sampai sekarang tak ada realisasi,” jelasnya.

Sejak meninggal suaminya tersebut, ekonomi keluarga Erlina menjadi tidak stabil, inilah yang mengakibatkan ijazah anak nomor dua Muhammad Fazar Rizki terpaksa masih ditahan Sekolah karena keluarga tidak mampu melunasi biaya sekolah.

“Sampai sekarang ijazah anak saya masih ditahan sekolah karena tak mampu membayar biaya sekolah sebesar Rp.4,2 juta,” jelasnya.

Diakuinya, persoalan permohonan tindaklanjut soal pendidikan empat anaknya tersebut pernah dipertanyakanya, namun tak kunjung menemui titik temu.

“Sudah saya upayakan namun tak ada hasilnya sampai sekarang,” jelasnya.

Erlina mengakui, bahwa dirinya pernah menerima uang santunan dari Pemko Medan sebesar Rp 2,4 juta. “Kalau uang santunan ada saya terima Rp2,4 juta dari Dinas Pertamanan setelah kejadian itu,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Komisi D DPRD Medan, H.Sabar Syamsurya Sitepu mengatakan sangat prihatin dengan kejadian ini.

“Saya sangat prihatin, dalam kesempatan ini kita juga mengingatkan Pemko Medan untuk segera merespom permasalahan ini,” jelasnya.

Sementara itu soal janji Plt Walikota Dzulmi Eldin saat itu, Sabar mengungkapkan kesempatan ini menjadi hal yang baik untul mengingatkannya.

“Kita tahu, Pak Eldin ini kan banyak urusannya. Lewat forum ini kita mengingatkannya kembali mana tau beliau lupa,” jelasnya.

Sabar juga mengkritik cara kerja perangkat Pemko Medan yang sepertinya tidak maksimal dalam menyelesaikam persoalan ini. “Kita mengharapkan persoalan ini selesai, kita juga melihat ada yang tidak beres dari kinerja perangkat Pemko Medan sehingga permasalahan ini berlarut,” jelasnnya.

Sementara itu Kepala Seksi Pengawasan Dinas Pertamanan, Daniel mengakui bahwa Pemko Medan tidak memiliki anggaran untuk korban.

“Kita tidak punya anggaran untuk itu, itu tidak ditampung,” jelasnya.(LR)

Subscribe

MEDIA REALITAS