51819 KALI DIBACA

Status Tuak Belum Jelas

Status Tuak Belum Jelas
example banner

Medan | mediarealitas

Penggolongan tuak ke dalam kategori minuman beralkohol belum menemukan titik jelas. Hingga kini, belum ada institusi yang menyatakan bahwa tuak tergolong ke dalam minuman beralkohol.

Anggota fraksi PDIP DPRD Kota Medan, Wong Cun Sen mengungkapkan penjualan tuak layak dikenakan retribusi bila penjual tuak itu sudah terdaftar di Disperindag Medan. Namun bila penjual tuak itu hanya menjual tuak dengan kapasitas yang kecil, menurutnya tidak layak dikenakan retribusi.

“Kalau si penjual itu cuma jual satu atau dua jerigen, masak harus dikenakan retribusi. Tapi kalau dia mau jual tuak dengan kapasitas yang banyak, si penjual itu harus mendaftarkan izin usahanya, setelah itu barulah dikenakan retribusi,” paparnya.

Namun demikian, Wong Cun Sen menambahkan pengaturan retribusi izin tempat penjualan minuman beralkohol itu harus menunggu Perda keluar. Di Perda itulah nantinya akan diatur tentang pengawasan tempat penjualan minuman beralkohol dan peredaran minuman beralkohol.

“Pengawasannya harus dilakukan dengan ketat. Jangan sampai tuak yang dipasarkan dapat merusak kesehatan dan malah menelai korban bagi yang mengkonsumsinya, karena tidak ada izin dari Dinas Kesehatan. Selain itu, perderannya juga harus diawasi, jangan sampai anak- anak mengkonsumsi minuman beralkohol itu,” jelasnya.

Sementara itu, anggota fraksi PDIP DPRD Kota lainnya, Boydo HK Panjaitan mengungkapkan tuak tidak tergolong ke dalam kategori minuman beralkohol. Dikarenakan tuak tidak mengandung ethanol seperti yang dijelaskan oleh Pj Walikota Medan, Randiman Tarigan dalam nota jawaban tentang izin tempat penjualan minuman beralkohol tentang pengertian minuman beralkohol.

Dengan demikian, penjualan tuak tidak perlu dikenakan retribusi izin tempat penjualan minuman beralkohol.

“Menurut saya, tuak tidak tergolong minuman beralkohol. Karena tidak ada proses permentasenya dan tidak mengandung ethanol. Tapi, memang tuak bisa memabukkan,” paparnya.(LR)

example banner

Subscribe

MEDIA REALITAS