45819 KALI DIBACA

Randiman Dukung Percepatan Pembangunan Proyek Pengelolaan Sampah Jadi Energi Listrik  

Randiman Dukung Percepatan Pembangunan Proyek Pengelolaan Sampah Jadi Energi Listrik   
example banner

Medan | mediarealitas

 Penjabat (Pj) Wali Kota Medan, Drs H Randiman Tarigan MAP mendukung penuh PT Agro Mulia Abadi (AMA) untuk mengelola sampah di Kota Medan menjadi energi listrik dengan menggunakan teknologi modern .  Selain mampu mengatasi persoalan persampahan, energi listrik yang dihasilkan juga mencapai 30 MW sehingga mampu membantu mengatasi kekurangan energi listrik yang selama ini terjadi di ibukota Provinsi Sumatera Utara.

                Dukungan ini disampaikan Pj Wali Kota ketika menerima kunjungan jajaran direksi PT AMA di Rumah Dinas Wali Kota Jalan Sudirman Medan, Senin (16/11). Untuk itu Randiman berjanji akan membantu percepatan seluruh proses perizinan, termasuk memperbaiki MoU yang telah dilakukan sebelumnya sehingga proyek pengelolaan sampah menjadi energi listrik ini secepatnya dioperasikan.

                Menurut Benny selaku Direktur PT AMA didampingi Jin Lin Mint (Direktur), Bertha (Chairman) dan Clifton (Direktur), tawaran ini diajukan untuk membantu Pemko Medan dalam mengatasi persoalan sampah agar Kota Medan bersih dari sampah. Untuk itulah Benny berharap agar Pj Wali Kota membantunya.

                Diungkapkan Benny, saat ini mereka telah memiliki lahan di Kelurahan Paya Pasir sebagai tempat pengolahan sampah menjadi energi listrik. Di samping itu mereka juga dalam tahap pengurusan analisis dampak lingkungan (amdal) di Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kota Medan. Yang menjadi kendala pada MoU yang telah dibuat sebelumnya, lokasinya tertulis di Kelurahan Terjun.

                “Itu sebabnya pembangunan belum bisa dilakukan.  Jadi kami minta bantuan Bapak Pj Wali Kota untuk membantunya. Di samping itu kami juga minta kepastian bahwa sampah yang kami terima setiap harinya sebanyak 1.500 ton. Dengan demikian kami tidak akan kekurangan sampah untuk diolah menjadi energi listrik,” kata Benny.

                Selanjutnyab Benny mengungkapkan, pengolahan sampah menjadi energi listrik ini akan menggunakan tekinologi dari Cina bekerjasama dnegan Beijing GeoEnviron Enginering & technology Inc (BGE) serta PT Green Enviro Solution. Sedangkan total investasiuntuk pembangunan proyek pembangunan pabrik pengolahan sampah menjadi energi listrik ini mencapai USD 150 juta.

                “Dengan kerjasama ini kita akan membangun pabrik pengolahan sampah dengan teknologi modern yang akan menjadi kebanggaan Kota Medan. Proyek ini akan menjadi proyek pengolahan sampah berteknologi canggih pertama yang dibangun di Indonesia. Setiap harinya kita akan mengolah 1.500 ton sampah yang menghasilkan energi listrik sebesar 30 MW,” jelasnya.

                Pj Wali Kota Medan Drs H Randiman tarigan MAP didampingi Asisten Pemerintahan (Aspem) Musadad Nasution, Kadis Kebersihan, Endar Sutan Lubis, Kepala Badan Pengelola Perizinan Terpadu (BPPT), Wirya Alrahman dan Kepala Badan Penanggulan Bencana Daerah (BPPD), Hana Lore Simanjuntak, menyatakan mendukung penuh PT AMA untuk mengelola sampah di Kota Medan menjadi energi listrik.

                “Proyek ini harus segera direalisasikan, saya akan membantu  sepenuhnya. Sebab, proyek ini untuk kepentingan masyarakat dan Kota Medan. Bayangkan saja jika proyek ini berjalan, setiap harinya mampu mengatasi sampah sebanyak 1.500 ton. Sudah itu energi listrik yang dihasilkan sebesar 30 MW. Dengan begitu dapat membantu mengatasi kekurangan energi listrik yang selama ini terjadi,” ungkap Pj Wali Kota.

                Untuk itu pria yang masih menjabat sebagai Sekretaris DPRD Sumut ini, minta kepada Aspem segera menindaklanjuti  dengan SKPD terkait guna mengatasi apa yang menjadi kendala, termasuk pengurusan amdal maupun menyangkut segala perizinan. “Tolong semua dipermudah agar proyek ini cepat dilaksanakan. Saya berharap sebelum masa jabatan saya berakhir sebagai PJ Wali Kota, pembangunan proyek ini sudah jalan,” harapnya.

Ditambahkan Randiman lagi, jika proyek ini berjalan, diyakininya Pemkab Deli Serdang dan Pemko Binjai akan mendistribusikan sampah mereka ke proyek pengelolaan sampah menjadi energi listrik ini. Sebab, lokasi proyek ini berbatasan dan berdekatan langsung dengan wilayah Deli Serdang maupun Kota Binjai. “jadi proyyek ini tidak akan pernah kekurangan sampah yang menjadi bahan bakunya,” paparnya.

Sementara itu Kadis Kebersihan Kota Medan, Endar Sutan Lubis mengungkapkan, Kota Medan setiap harinya menghasilkan 1.600 ton sampah. Jumlah itu merupakan sampah yang bisa diangkut  petugasnya sampai ke TPA Terjun. Di luar jumlah itu, masih ada lagi sampah yang tertinggal. Artinya, setelah petugas kebersihan mengakgkut sampah, masih ada warga yang membuang sampah lagi. “Jadi proyek prngelolaan smapah ini tidak akan kekurangan smapah untuk diolah menjadi energi listrik,” jelas Endar.(LR)

example banner

Subscribe

MEDIA REALITAS