47719 KALI DIBACA

Pj.Walikota : Pajak Daerah Harus Mampu Realisasikan Peningkatan PAD

Pj.Walikota : Pajak Daerah  Harus Mampu Realisasikan Peningkatan PAD
example banner

Medan  | mediarealitas

Penjabat Wali Kota Medan Drs H Randiman Tarigan MAP menaruh harapan besar atas digelarnya  Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengelolaan Perpajakan Daerah di lingkungan Dinas Pendapatan (Dispenda) Kota Medan, Senin (2/11).  Melalui bimtek  yang digelar di  Balai Diklat Keuangan Negara Jalan Eka Warni Medani ni, diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan kemampuan SDM apratur pemeriksa pajak daerah.

                Pasalnya dalam pengelolaan perpajakan daerah memerlukan fungsi dan peran petugas pajak yang memiliki integritas dan kompetensi teknis  cukup baik. Hal ini diperlukan agar Pemko Medan dapat merealisasikan target-target pajak yang telah disusun bersama secara optimal, seiring dengan seluruh manfaat  pembangunan kota yang telah dinikmati  penduduk kota.

                Diungkapkan Randiman, PAD merupakan salah satu sumber penerimaan daerah yang cukup penting dalam menopang tersedianya pembiayaan pembangunan kota. Dengan kata lain, besar kecilnya pajak daerah akan menentukan kapasitas anggaran dalam membiayaio pengeluaran daerah, baik untuk pembiayaan program pembangunan maupun untuk pembiayaan anggaran rutin.

                Sebagai contoh ungkap Randiman, pajak daerah tahun 2015 menyumbang hampir 24% dari total pendapatan dalam APBD Kota Medan. Meski demikian mantan Kadispenda Kota Medan ini mengingatkan, tetap dibutuhkan  serangkaian upaya efektif yang dapat meningkatkan pendapatan pajak daerah dari subjek dan objek pajak yang ada.

                “Untuk menjadi spirit bagi kita semua, saya ingin menyampaikan satu ilustrasi, jika kita bisa menaikkan realisasi PAD Rp.150 miliar saja dalam satu tahun, kita bisa membangun 1 fly over (jalan layang) setiap tahun, sebagai salah satu kebutuhan pengembangan infrastruktur jalan kita. Dengan demikian kita tidak harus menunggu sekian lama pembangunannya (fly over)  dari pemerintah pusat,” kata Pj Wali kota.

                Atas dasar itulah tegas Randiman, harus ada spirit dan komitmen moral yang nyata dari semua sehingga bisa lebih mengoptimalkan realisasi PAD pada masa mendatang, guna mendorong percepatan dan perluasan pembangunan kota.

                Selanjutnya kepada seluruh peserta bimtek, Randiman berpesan untuk lebih serius dan aktif mengikuti seluruh proses pembelajaran yang diberikan. Sebab, keikutsertaan dalam kegiatan bimtek  ini sebagai bagian dari strategi pokok untuk meminimalisir permasalahan-permasalahan lapangan yang selalu ditemui pada pelaksanaan pengelolaan pajak daerah, sehingga dapat mendukung pencapaian pajak target.

                “Saya yakin, bila kita memiliki SDM berkualitas dan professional, ditambah dengan penerapan sistem teknologi informasi yang semakin handal, maka kita akan dapat mengelola PAD lebih besar lagi pada masa mendatang. Jadi saya tidak ingin bimtek ini hanya seremonial dan gagahgagahan saja, saya akan lihat implementasinya nanti!” tegasnya.

                Kadispenda Kota Medan, H M Husni SE MSi dalam laporannya menjelaskan, bimtek ini berlangsung selama 5 hari diikuti 30 orang peserta. Selain meningkatkan pengetahuan dan kemampuan SDM apratur pemeriksa pajak daerah, tujuan bimtek ini digelar juga untuk menghasilkan apratur pemeriksa pajak daerah yang bersih, professional, berdedikasi serta santun dalam menjalankan tugas pemeriksaan pajak.

                Untuk mewujudkan hal itulah bilang Husni, Dispenda Kota Medan bekerjasama dengan Badan Pendidikan dan Pelatihan Keuangan Kementrian Keuangan Republik Indonesia menggelar Bimtek  Pemeriksaan Pajak daerah ini. Sebab, mereka memiliki tenaga yang ahli dalam pengelolaan pajak sehingga nantinya para peserta yang mengikuti bimtek ini mendapatkan pemahaman sekaligus keilmuan yang nantinya dapat diterapkan.

                ““Insya Allah melalui bimtek ini nantinya akan muncul tenaga-tenaga pemeriksa yang memiliki kompetensi baik dan profesional, Soalnya kedepan tuntutan pengelolaan pajak dibutuhkan tingkatan pengetahuan yang maksimal, mengingat kita juga diperiksa oleh pihak yang professional,” jelas Husni.(LR)

example banner

Subscribe

MEDIA REALITAS