40619 KALI DIBACA

Pemko Medan Akui Pengusulan ‘Ranperda Minol’ untuk Tarik PAD

Pemko Medan Akui Pengusulan ‘Ranperda Minol’ untuk Tarik PAD
example banner

Medan | mediarealitas

Pemerintah Kota Medan akhirnya mengakui pengusulan Rancangan Peraturan Daerah tentang Retribusi Izin Tempat Penjualan Minuman  Beralkohol yang kini tengah dibahas di DPRD Medan sebagai upaya untuk meningkatkan Potensi Pendapatan Daerah.

Pengakuan ini disampaikan Penjabat Walikota Medan dalam nota jawaban Walikota Medan  terhadap pemandangan umum fraksi fraksi DPRD Kota Medan atas Ranperda tentang Izin Tempat Penjualan Minuman beralkohol di Paripurna yang digelar DPRD Medan, Selasa (10/11).

Sebelumnya, DPRD Medan menuding Pemko Medan hanya untuk meningkatkan pendapatan asli daerah, bukan untuk maksud meningkatkan pengendalian dan pengawasan terhadap penjualan minuman beralkohol.

“Dapat kami jelaskan bahwa rencangan Peraturan Daerah  tentang Retribusi Izin Tempat Minuman beralkohol disusun dengan tujuan untuk meningkatkan optimalisasi pelayanan serta  sebagai pedoman alat kontrol bagi Pemerintah Kota Medan dalam melaksanakan pengawasan dan pengendalian atas peredaran/penjualan  minuman beralkohol disamping untuk  meningkatkan potensi pendapatan daerah,” jelas Pj Walikota Medan Drs Randiman Tarigan MAP.

Dalam nota jawaban Walikota juga, Pemko Medan terkesan memberikan jawaban normatif. Seperti menanggapi Pemandangan Fraksi PKS agar Ranperda yang akrab disebut ‘Ranperda Minol’ ini diganti menjadi Ranperda Larangan atau Pengendalian dan Peredaran Minol dengan mencantumkan sejumlah pasal tertentu, Pemko Medan memberikan jawaban seadanya.

“Atas saran tersebut kami ucapkan terimakasih  dan akan menjadi bahan pertimbangan kita bersama dalam pembahasan selanjutnya,” jelas Randiman.

Jawaban serupa juga disampaikan Pemko Medan menjawab pertanyaan Fraksi PAN, yang meminta Pemko Medan terlebih dahulu mengajukan, membahas dan mengesahkan  Perda  tentang Pengawasan, Pengendalian, Pengedaran dan pelarangan penjualan Minuman Beralkohol. Pemko Medan menyampaikan bahwa usulan tersebut akan menjadi perhatian.

“Atas saran tersebut kami ucapkan terimakasih dan akan menjadi perhatian kita bersama selanjutnya,” ucap Pj Walikota dalam Rapat yang dipimpin Wakil Ketua DPRD Medan Iswanda Ramli.

Sementara itu, dalam nota jawabannya, Pj Walikota Medan menyampaikan sampai dengan saat ini di Kota Medan ada 68 tempat penjualan Minuman beralkohol yang sudah memiliki izin.

“Sampai dengan saat ini, tempat penjualan minuman beralkohol  yang sudah memiliki izin sebanyak 68 lokasi,” jelas Randiman.(LR)

example banner

Subscribe

MEDIA REALITAS