57519 KALI DIBACA

Rekomendasikan Copot Marasutan, Beston Sinaga : Irsal Jangan Hanya “Gertak Sambal”

Rekomendasikan Copot Marasutan, Beston Sinaga : Irsal Jangan Hanya “Gertak Sambal”

Medan | mediarealitas

Desakan anggota DPRD Medan Komisi B dibawah kepemimpinan Ketua Komisi H Irsal Fikri terkait pencopotan Drs Marasutan selaku Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kota Medan ternyata hanya gertak sambal. Pada hal, jauh hari sebelumnya Irsal Fikri melalui rapat resmi kerap membuat pernyataan akan merekomendasikan pergantian Marasutan karena kinerja buruk terkait Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) yang sarat masalah.
 
Seperti, saat rapat Komisi B dengan Dinas Pendidikan pada pembahasan PAPBD Pemko Medan, Rabu (26/8) lalu. Seluruh anggota dewan Komisi B sepakat akan membuat rekomendasi pencopotan Marasutan. Ternyata, menurut sumber wartawan, hingga Senin (31/8) surat rekomendasi tersebut tak kunjung ada. Parahnya, rapat internal komisi B terkait pinalisasi pembahasan PAPBD belum juga dilakukan. Kuat dugaan rencana rekomendasi copot, setelah rapat berubah ‘dapat”.
 
Tentu saja sejumlah anggota Komisi B DPRD Medan ketika dijumpai wartawan di ruang komisi B, Senin (31/8) tidak sependapat jika pihaknya dituding hanya gertak sambal terkait rekomendasi pencopotan Kadisdik Drs Marasutan.
 
Anggota komisi B DPRD Medan Anton Panggabean misalnya, dengan tegas mengatakan pihaknya tetap konsisten merekomendasi agar Marasutan segera diganti. “Jika hingga saat ini, surat rekomendasi tersebut belum terbit hanya menunggu waktu. Kita mendesak pimpinan komisi B supaya dilakukan rapat pinalisasi serta keputusan resmi rapat komisi. Rekomendasi copot sudah merupakan kesepakatan nersama, bukan pendapat person,” tegas Anton panggabean.
 
Menurut Anton, terkait dugaan sikap pimpinan komisi B yang berobah/baling sehingga tidak bersedia mengeluarkan rekomendasi pencopotan Marasutan. Anton dengan tegas mengingatkan kiranya pimpinan komisi B jangan sampai menghianati keputusan bersama. Jika hal itu terbukti, pihaknya bersama anggota komisi B lainnya akan mengadukan Ketua Komisi B ke Badan Kehormsatan Dewan (BKD) di DPRD Medan.
 
Masih menurut Anton, persoalan Marasutan bukan hanya tudingan siswa siluman saat PPDB yang baru lalu. Tapi menurut Anton persoalan di Disdik Medan juga terkait korupsi dan penyimpangan DAK, seragam sekolah dan pungli di sekolah berkedok uang komite dan incidental.
    
Sorotan yang sama juga disampaikan anggota Komisi B Beston Sinaga, hasil kesepakatan untuk rekomendasi pencopotan harus tetap diteruskan. “Kita desak pimpinan Komisi B supaya segera mengeluarkan rekomendasi pencopotan Marasutan, jangan gertak sambal. Kita tidak sepakat kinerja buruk Marasutan lantas didiamkan,” tandas Beston.
 
Sama halnya dengan anggota komisi B Edward Hutabarat menuntut pimpinan komisi B supaya segera digelar rapat internal untuk merumuskan rekomendasi pencopotan Marasutan selaku Kadisdik yang sebelumnya sudah disepakati. “Kita minta Ketua Komisi B harus konsisten dari kesepakatan awal. Untuk itu rapat internal komisi B supaya dilakukan,” ujar Edward.
 
Sebelumnya, ketika wartawan menghubungi Ketua dan Sekretaris Komisi B H Irsal Fikri dan Bahrumsyah terkait rekomendasi apa yang dikeluarkan Komisi B terkait wacana pencopotan Kadisdik, tidak memberikan jawaban. Pesan singkat yang dikirim wartawan juga tidak mendapat jawaban.(LR)
 
 

Subscribe

MEDIA REALITAS