54319 KALI DIBACA

Dispenda Akui Ada Data Reklame ‘Bodong’

Dispenda Akui Ada Data Reklame ‘Bodong’

Medan | mediarealitas

Kepala Bidang Penagihan (Kabid) Penagihan Dinas Pendapatan (Dispenda) Kota Medan Yusdarlina mengakui pihaknya menerima data ‘bodong’ saat pengalihan pengelolaan papan reklame pada April 2014 lalu.

Pengakuan ini disampaikannya dalam rapat lanjutan pembahasan Perubahan Anggara  Pendapatan dan Belanja Daerah (P-APBD) Tahun Anggaran 2015 di Komisi D, Rabu (26/8/2015).

“Kami akui,tidak maksimalnya perolehan Pendapatan Asli Daerah karena waktu peralihan pengelolaan reklame kami menerima data bodong,” jelas Yusdalina dalam rapat yang dipimpin Ketua Komisi D, Ahmad Arief SE, MM.

Dalam rapat tersebut, Yusdarlina mengakui hingga saat ini, pencapaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor Pajak Reklame masih minim.

“Jadi sampai saat ini, pencapaian PAD dari Pajak reklame masih 4,5 persen dari target yang ditentukan sebesar Rp 30 miliar,” jelasnya.

Aneh

Rapat yang semula berlangsung cukup taktis tiba-tiba menjadi serius lantaran pernyataan Yusdarlina bakal mengganggu PAD. Anggota Komisi D DPRD Medan Landen Marbun menilai persoalan ini sangat aneh.

“Saya melihat ada keanehan di sini, masalah ini sudah berlangsung lama, tapi masing-masing SKPD tidak memiliki kemauan untuk bertemu menyelesaikan permasalahan ini,” jelasnya.

Landen menilai, ada kurangnya kebersamaan diantara SKPD. “Saya juga melihat setiap SKPD akhirnya saling menyalahkan sehinga permasalahan ini tidak pernah selesai,” jelasnya.

Jika ini tidak juga cepat diselesaikan, Landen menyarankan permasalahan ini dibawa ke ranah hukum. “Baiknya memang dibawa ke ranah hukum saja urusan ini,” jelasnya.

Sementara itu, Anggota Komisi D DPRD Medan Ilhamsyah SH, menilai dengan adanya pengakuan data bodong ini usulan pembentukan Pansus Reklame peru disegerakan.

“Ini adalah pengakuan yang sangat mencengangkan, pengakuan data bodong ini perlu menjadi pemikiran untuk mempercepat proses pembentukan pansus reklame,” jelasnya.

Subscribe

MEDIA REALITAS