49019 KALI DIBACA

Ayo Bayar PBB Untuk Dukung Kelancaran Pembangunan

Ayo  Bayar PBB Untuk Dukung Kelancaran Pembangunan

Pemko Medan Gelar pertemuan Dengan WP Potensial PBB

Medan | mediarealitas

                Pemko Medan melalui Dinas Pendapatan (Dispenda) Kota Medan menggelar pertemuan  dengan wajib Pajak Bumi dan Bangunan potensial se-Kota Medan di Santika Dyandra Hotel Medan, Sabtu (22/8). Pertemuan ini merupakan kegiatan rutin yang dilakukan setiap tahunnya dalam rangka membangun komunikasi pajak sekaligus mengajak para wajib pajak untuk membayar PBB sebelum tanggal jatuh tempo yakni 31 Agustus. Dalam pertemuan tersebut, Dispenda berhasil mengumpulkan PBB sebesar Rp.76.412.718.980 dari wajib pajak yang hadir.

                Pelaksana Harian (Plh) Wali Kota Medan Ir Syaiful Bahri Lubis didampingi Staf Ahli Wali Kota Bidang Hukum dan Politik, H Marah Husin Lubis SH  yang hadir dalam pertemuan tersebut, menyambut baik digelarnya pertemuan dengan Wajib Pajak (WP) potensial PBB.  Pertemuan ini sangat penting, sebab tantangan pembangunan kota hanya bisa dijawab dengan pendekatan interaksi resiprokal yaitu berupa partisipasi antara pemerintah dengan masyarakat beserta seluruh stakeholder kota, terutama WP potensial PBB.

                Sebagai salah satu primadona pajak daerah, kata Syaiful, Pemko Medan saat ini terus berusaha mengefektifkan penerimaan daerah terutama yang bersumber dari PBB. Hal itu dilakukan untuk mendukung kebutuhan pembiayaan pembangunan kota, guna mewujudkan terciptanya Medan kota mertropolitan yang beradaya saing, nyaman peduli dan sejahtera. Hanya saja sampai saat ini, realisasi penerimaan yang bersumber dari PBB masih sebesar Rp.139 miliar.

                “Artinya, masih jauh dari target PBB Tahun 2015 yang ditetapkan yaitu Rp.376 miliar atau capaiannya baru hanya sekitatr 37,03 % sampai saat ini.  Tentunya ini harus mendapat perhatian lebih dari kita semua di ruangan ini, khususnya di masa-masa tansisi menjelang diadakannya pemilihan kepada daerah di seluruh Indonesia, khususnya Kota Medan,’ kata Plh Wali kota.

                Untuk itulah mantan Kepala Bappeda Kota Medan ini menghimbau semua, baik itu apratur Pemko Medan mulai dari seluruh jajaran Dispenda, camat, lurah dan kepala lingkungan  agar turut menghimbau dan mengajak WP dan masyarakat luas agar melakukan pembayaran PBB sesegera mungkin, sebelum batas tanggal jatuh tempo yang ditentukan sehingga terhindar dari denda yang akan memberatkan bagi WP nantinya.

                Kemudian Syaiful juga mengingatkan kepada seluruh apratur pemerintah di lingkungan pemko Medan, agar segera melakukan pembayaran PBB. “Marilah kita tunjukkan sifat ketauladanan bagi masyarakat, sehingga mereka merasa memiliki tanggung jawab bersama di dalam berbagai rencana pembangunan yang kita lakukan. Yang lebih penting lagi, masyarakat merasakan buah manfaat dari pembayaran pajak dengan semakin meningkatnya kualitas pelayanan publik yang kita berikan,” ungkapnya.

                Selanjutnya kepada seluruh jajaran Dsipenda Medan, Syaiful berpesan aghar menyusun dan melaksankan program-program kerja efektif berdasarkan pengenalanm dan pemetaan akan seluruh potensi pajak di Kota Medan. Semua itu dilakukan dalam rangka meningkatkan kualitas pembangunan kesadaran perpajakan di tengah-tengah masyarakat, terutama kesadaran pembayaran PBB tepat waktu.

                Selain makan malam bersama, pertemuan dengan WP potensiap PBB ini diisi dengan pemberian bingkisan hadiah sebagai  bentuk apresiasi sekaligus ucapan terima kasih karena telah membayar PBB tepat waktu. Bingkisan hadiah yang diberikan itu berupa 3 unit sepeda motor, televisi, mini compo, kulkas, kipas angin serta handphone.

                Di samping itu sejumlah WP pontesial PBB langsung membayarkan PBB melalui Bank Sumut yang membuka counter di lokasi acara. Tercatat Rp.76.412.718.980 dengan perincian pembayaran melalui giro sebesar Rp.37.298.906.362 dan pembayarabn tunai sebesar Rp.76.412.718.980, berhasil dikumpulkan.

                Kadispenda kota Medan H.M Husni SE MSi menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada WP yang telah membayar PBB. Pajak yang dibayarkan itu merupakan tanggung jawab bersama dalam rangka mendukung pembangunan, sekaligus mewujudkan Medan sebagai kota layanan publik yang baik.

                Untuk mewujudkan itu, Husni mengungkapkan Dispenda terus meningkatkan sarana dan prasarana. Di samping itu mempermudah WP membayar PBB dengan membuka stand-stand yang mudah ditemui pada pusat-pusat perbelanjaan, even-even resmi dan berbagai tempat yang mudah dijangkau WP.  Kemudian membuat call centre dan Hotline Dering Pajak di line telepon 500.221 yang mudah diakses masyarakat.

                “Jika masyarakat mendatangi langsung Kantor Dispenda Medan, Insya Allah petugas Dsipenda akan membantu seluruh persoalan PBB yang dihadapi. Semua ini kita lakukan guna mendukung kelancaran pembayaran PBB.  Apabila realisasi PBB yang telah ditargetkan dapat dipenuhi, maka pembangunan di Kota Medan dapat berjalan dengan lancar dan baik,” ujar Husni.

                Mantan Kabag Umum Setdakot Medan ini selanjutnya menambahkan, pihaknya malam ini berupaya memaksimalkan pendapatan PBB dari WP potensial PBB dengan menggelar pertemuan. Seperti yang dilakukan tahun lalu, pihaknya berhasil mengumpulkan Rp.100 miliar namun malam ini  terjadi sedikit penurunan sehingga yang terkumpul sebesar Rp.75 miliar.

                Dengan demikian kata Husni, pihaknya sampai saat ini telah berhasil mengumpulkan PBB sebesar Rp.214 miliar (Rp.139 miliar dari target PBB yang terealisasi + Rp. 75 miliar). Artinya, Dispenda harus mengejar Rp.162 miliar lagi, sebab target PBB yang harus dipenuhi tahun ini sebesar Rp.376 miliar. Husni optimis kekurangan itu dapat dipenuhi, dia yakin WP akan membayar PBB jelang tanggal jatuh tempo. (LR)

Subscribe

MEDIA REALITAS